• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Utama

Atasi Kemiskinan, Ketua REI: Bangun Rumah Layak Huni Buat MBR

Deen Wawan by Deen Wawan
October 26, 2024
in Liputan Utama
0
REI, MBR, Joko Suranto, Backlog, Rumah

Ketua Umum REI Joko Suranto. (Foto: Dok. Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Penyediaan hunian secara masif sebanyak 3 juta unit rumah bagi masyarakat di pedesaan dan perkotaan, menjadi sejalan (inline) dengan usaha mengurangi backlog.

KoranProperti.com (Jakarta) – Dengan membangun rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), baik di pedesaan maupun perkotaan, maka pemerintah akan mampu mengatasi angka kemiskinan.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto, dalam pertemuan DPP REI dengan Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa (24/9/2024).

Joko mengungkapkan, saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami backlog (kekurangan) rumah mencapai 12,7 juta unit. Padahal, seperti diketahui sektor properti telah memberi kontribusi besar pada PDB nasional sebesar 14 persen, menyumbang anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar 9 persen. Kemudian pendapatan asli daerah (PAD) antara 35-55 persen dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 14-17 juta orang.

Pemerintahan baru dibawah kepemimpinan presiden terpilih Prabowo Subianto, sambung Joko, memiliki program pengentasan kemiskinan, melalui penyediaan rumah layak huni sebanyak 3 juta unit rumah dengan perincian 2 juta rumah di pedesaan dan 1 juta rumah di perkotaan.

REI, MBR, Joko Suranto, Backlog, Rumah
Ilustrasi foto rumah rakyat. (Foto: Dok. Ist)

Turunkan Angka Kemiskinan

“Penyediaan hunian secara masif sebanyak 3 juta unit rumah bagi masyarakat di pedesaan dan perkotaan menjadi sejalan (inline) dengan usaha mengatasi backlog,” tandas Joko sambil menambahkan bahwa sektor properti juga mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 8 persen.

Joko mengungkapkan, industri properti melibatkan 185 industri ikutan yang mampu membuka lapangan kerja, menciptakan entitas usaha baru, dan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru yang pada akhirnya meningkatkan produk domestik bruto (PDB) nasional.

“REI mengapresiasi program 3 juta rumah ini, karena menjadi sebuah loncatan tinggi bagi industri perumahan nasional di masa mendatang,” tutup CEO Buana Kassiti Group itu.

 

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: backlog rumahBuana Kassiti GroupDeen WawanDPP Realestat IndonesiaJoko SurantoKoranproperti.comLiputan UtamaPrabowo SubiantoRealestat IndonesiaREISatgas PerumahanSatuan Tugas Perumahan
Previous Post

Presiden Jokowi Resmikan Teras Hutan IKN, Tampilkan Kearifan Lokal Kalimantan Timur

Next Post

Terima Lisensi SJJ dari BNSP, LSP Area Indonesia Targetkan Seluruh Profesi Agen Properti Bersertifikat

Next Post
Broker Properti, Agent Properti, BNSP, Indra Utama, LSP Area Indonesia

Terima Lisensi SJJ dari BNSP, LSP Area Indonesia Targetkan Seluruh Profesi Agen Properti Bersertifikat

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti