Secara empiris, bagi MBR kebijakan ini adalah barter jangka panjang yaitu mengorbankan efisiensi finansial masa depan (total bunga bengkak dan...
Read moreDetailsCicilan rumah subsidi FLPP buat MBR selalu disebut-sebut murah dan terjangkau, misalnya Rp1 juta per bulan, tetapi biaya transportasi MBR...
Read moreDetailsKeengganan MBR untuk membeli rusun subsidi di kawasan Meikarta bukanlah tindakan emosional yang tidak beralasan, melainkan respons defensif rasional secara...
Read moreDetailsMasyarakat makin sulit beli rumah karena "jepitan" ekonomi. Dari sisi suplai, pengembang terpaksa menaikkan harga akibat inflasi bahan baku dan...
Read moreDetailsPemerintah tidak layak terlalu bangga dan euporia berlebihan hanya karena anggaran negara yang sangat besar sudah terpakai secara optimal untuk...
Read moreDetailsSkema RTO dan DP 0 persen yang katanya disebut-sebut akan mempermudah pekerja informal memiliki rumah, faktanya justru sangat tidak realistis...
Read moreDetailsKetidakpastian ekonomi domestik dan global, gaji MBR yang rendah, serta aturan baru SLIK OJK, masih menjadi penyumbang terbesar risiko penyerapan...
Read moreDetailsTarget jumlah rumah subsidi (output) untuk memenuhi Program 3 juta Rumah sampai saat ini, terus menjadi fokus utama Pemerintah (Kementerian...
Read moreDetailsKalau hanya kejar target jumlah rusun dan rumah tapak subsidi, tanpa ada keberlanjutan fiskal dan sosial, maka Program 3 Juta...
Read moreDetailsDampak signifikan dan efektivitas revisi aturan SLIK, tentu membutuhkan waktu dan proses. Kolaborasi dan eksekusi antarlembaga yang mengurusi perumahan nasional...
Read moreDetails
© 2024 Koran Properti