Properti residensial kelas menengah atas di kawasan Bogor Selatan, semakin memperlihatkan arah pasar yang selektif, karena berbasis kebutuhan nyata dari para pencari rumah dan pengembang papan atas nasional.
KoranProperti.com (Bogor) – Realisasi investasi properti Provinsi Jawa Barat, khususnya daerah Bogor mengalami pertumbuhan dan peningkatan sangat signifikan.
Bogor menjadi salah satu pemicu utama investasi nasional secara menyeluruh. Aliran investasi lokal maupun ekspatriat dalam industri properti di Bogor, semakin tumbuh subur. Sampai akhir tahun 2025 lalu, realisasi investasi di Jawa Barat menempati posisi pertama nasional, dengan nilai investasi sebesar Rp296,83 triliun, meningkat 18,19 persen (Rp45,69 triliun rupiah) dari tahun 2024.
Realisasi investasi di Kabupaten Bogor mencapai Rp32,46 triliun. Investasi industri properti, khusus real estate di Bogor, menempati urutan kedua yaitu Rp33,2 triliun, dibawah investasi industri pengolahan sampah atau limbah sebesar Rp158 triliun.
Realisasi investasi yang begitu tinggi di Bogor, otomatis memantik harga properti residensial di daerah Bogor Selatan pada tahun ini, mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun 2025 lalu.
Kenaikan harga properti di Bogor, pada umumnya dipicu oleh perkembangan infrastruktur massal, serta ekspansi secara besar-besaran klaster modern baru di zona selatan Kota Bogor. Tampaknya, investor mulai bergerak cepat memburu Bogor Selatan untuk mengembangkan properti residensial kelas menengah atas yang diprediksi akan terus mengalami kenaikan harga dari tahun ke tahun.
BACA INI: Investasi Properti Melonjak! Telan Biaya Rp8,95 Triliun, Tol Bogor-Serpong Tuntas 2027
Beberapa daerah di Bogor Selatan yang prospek investasinya cerah di antaranya berada di area Kertamaya, Cipaku, Rancamaya hingga Batu Tulis dan sekitarnya.
Perkembangan harga properti residensial di Bogor Selatan dalam 5 tahun terakhir ini, memang melonjak tajam. Kompleks perumahan modern kelas menengah atas juga bertebaran di Bogor Selatan. seperti di kawasan Batutulis, Rancamaya, dan sekitarnya yang menjadi andalan utama pertumbuhan properti residensial baru di Bogor selatan.

Dari pantauan koranproperti.com, dalam satu bulan terakhir ini, hunian klaster kelas menengah atas juga mengalami kenaikan antara 7 sampai 13 persen per tahun. Untuk lahan kavling yang dekat dengan lokasi premium, juga mengalami lonjakan kenaikan relatif tinggi hingga mencapai 16 persen per tahun.
Faktor yang mempengaruhi harga properti residensial di Bogor Selatan naik signifikan yaitu karena akses jalan atau infrastruktur massal dengan konektivitas menuju Jakarta serta pusat Kota Bogor, semakin baik dan lancar arus trafiknya.
Kawasan Klaster Modern Berkelanjutan
Pertumbuhan kawasan klaster modern berkelanjutan berkonsep minimalis dan eco-living di Bogor selatan meningkatkan standar harga hunian di sekitarnya. Developer besar mulai melirik kawasan ini, karena potensi pertumbuhan cuan-nya sangat tinggi untuk jangka panjang.
Permintaan hunian modern yang terus menanjak dari kelas menengah di lingkungan yang sejuk dan dekat dengan Jakarta juga terus terjadi.
Kisaran harga properti residensial di Bogor Selatan sejak memasuki awal tahun 2026 lalu, untuk rumah kelas premium dengan view alam mencapai antara Rp1,8 miliaran hingga Rp2,7 miliaran.
Sejumlah kawasan hunian yang mengalami kenaikan harga sangat cepat berada di kawasan Batutulis, Rancamaya, Pamoyanan, Ciapus, disusul Sentul.
Prediksi kenaikan harga properti residensial di Bogor Selatan untuk tahun 2026 sampai 2028 mendatang diperkirakan oleh sejumlah lembaga riset properti, bisa mencapai sekitar 8 sampai 13 persen per tahun untuk rumah kelas menengah atas.
BACA INI: Hunian Termahal: Serpong dan Bogor Bersaing, Laku Keras Jelang Tutup Tahun 2024
Harga properti residensial Bogor Selatan terus menunjukkan tren kenaikan yang menggiurkan. Bagi pencari rumah dan investor (pengembang) yang mempertimbangkan membeli rumah atau investasi properti residensial. Kini, Bogor Selatan terus menyedot perhatian sejumlah pengembang besar yang banyak bercokol di Jabodetabek.

Prospek properti di Bogor Selatan menunjukkan arah pasar yang semakin selektif dan berbasis kebutuhan nyata dari para pencari rumah dan pengembang hunian kelas menengah atas.
Sekarang ini, calon konsumen yang ingin membeli rumah, bukan lagi hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan fungsional (tempat tinggal) dengan lokasi yang strategis, tetapi juga untuk kebutuhan hidup berkelanjutan jangka panjang generasi berikutnya, di lokasi yang menarik dengan keberadaan lingkungan hijau berkelanjutan seperti di Bogor Selatan.
Meskipun harga rumah kelas menengah atas melonjak tajam, namun permintaan hunian ini tetap terus ada dan konsisten dari tahun ke tahun di Bogor Selatan.
Fokus pada kebutuhan nyata para pencari rumah terhadap hunian yang strategis, nyaman dan dekat dengan Jakarta, membuat prospek properti Bogor Selatan semakin menarik dan banyak diburu.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dan informasi seputar dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda selalu update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

