• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
Advertisement
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Produk

Kansai Paint Komitmen Bebas Timbal, Fokus Terhadap Bangunan Aman Bagi Manusia dan Lingkungan Hidup

Wawan Kuswandi by Wawan Kuswandi
April 12, 2026
in Liputan Produk
0
Timbal

Pabrik cat Kansai Paint (Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan (IHME) di Seattle, Washington, Amerika Serikat memperkirakan bahwa lebih dari 1,5 juta kematian di seluruh dunia disebabkan oleh paparan timbal pada tahun 2021, terutama karena efek kardiovaskular.

KoranProperti.com (Jakarta) – Timbal merupakan logam beracun yang terdapat secara alami di kerak bumi. Penggunaannya yang meluas telah menyebabkan pencemaran lingkungan, serta masalah kesehatan manusia di seluruh dunia.

Timbal disebabkan oleh sejumlah faktor yang meliputi kegiatan pertambangan, peleburan, manufaktur, dan daur ulang produk. Sebagian besar konsumsi timbal secara global digunakan untuk pembuatan baterai timbal-asam untuk kendaraan bermotor.

Timbal digunakan dalam banyak produk, termasuk pigmen, cat, solder, kaca patri, gelas kristal timbal, amunisi, glasir keramik, perhiasan, mainan, beberapa kosmetik tradisional, serta beberapa obat tradisional. Timbal juga dapat mencemari air minum, melalui sistem perpipaan yang mengandung pipa, solder, dan perlengkapan timbal.

Anak-anak sangat rentan terhadap efek toksik timbal yang berbahaya, terutama pada perkembangan sistem saraf pusat. Anak-anak dapat menyerap timbal hingga 4 sampai 5 kali lebih banyak daripada orang dewasa dari dosis yang tertelan. Anak-anak yang kekurangan gizi, lebih rentan lagi terhadap timbal, karena mereka akan menyerap lebih banyak timbal.

BACA INI: Ini Colour of The Year 2025, Anda Siap Mencoba?

Timbal menyebabkan kerusakan jangka panjang pada orang dewasa, termasuk peningkatan risiko tekanan darah tinggi, masalah kardiovaskular, dan kerusakan ginjal. Paparan timbal juga muncul selama kehamilan seorang ibu yang dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat dan kelahiran prematur.

Sejumlah masalah kesehatan yang diakibatkan bahaya timbal antara lain, anemia, hipertensi, gangguan ginjal, imunotoksisitas, dan toksisitas pada organ reproduksi.

Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan atau Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di Seattle, Washington, Amerika Serikat memperkirakan bahwa lebih dari 1,5 juta kematian di seluruh dunia disebabkan oleh paparan timbal pada tahun 2021 lalu, terutama karena efek kardiovaskular.

WHO mengidentifikasi timbal sebagai salah satu dari 10 bahan kimia yang menjadi perhatian utama kesehatan masyarakat dunia. WHO juga menerbitkan berbagai sumber daya tentang timbal, termasuk informasi untuk pembuat kebijakan, panduan teknis, materi pelatihan, dan materi advokasi.

Kansai Paint Komitmen Bebas Timbal

Cat merupakan salah satu produk bahan bangunan yang paling tinggi mengandung timbal secara global. WHO dan UNEP memimpin aliansi global untuk menghilangkan cat yang mengandung timbal. Aliansi ini bertujuan untuk mendorong semua negara, untuk mengembangkan undang-undang yang mengikat secara hukum dalam mengendalikan penggunaan timbal dalam produk cat. Hingga Januari 2024, sebesar 48 persen negara-negara di dunia, telah memiliki kontrol mengikat secara hukum terhadap cat yang mengandung timbal.

Timbal
Anak-anak rawan terhadap bahaya timbal (Foto: Ist)

Saat ini, WHO sedang menyiapkan pedoman tentang pencegahan paparan timbal, yang akan memberikan panduan berbasis bukti kepada para pembuat kebijakan, otoritas kesehatan masyarakat, dan para profesional kesehatan, tentang langkah-langkah untuk melindungi kesehatan anak, orang dewasa dan lingkungan hidup dari paparan timbal.

Terkait bahaya timbal ini, Kansai Paint sebagai salah satu  produsen cat terkemuka asal Jepang sejak tahun 1918, dan telah hadir di Indonesia melalui PT Kansai Prakarsa sejak 1977 lalu, akan memaparkan bahaya timbal berbagai produk bahan bangunan, termasuk cat.

Sebagai salah satu produsen cat ‘senior’ di Indonesia, Kansai Paint berkomitmen untuk bebas simbal pada seluruh produk cat yang diproduksinya, dengan tujuan agar bangunan menjadi lebih aman bagi penghuninya (manusia dan lingkungan hidup).

BACA INI: Begini Tata Kelola Rumah Sehat dan Aman, Fokus Desain Ruang Terbuka Hijau Ramah Lingkungan

Seiring dengan pertumbuhan industri cat dan pelapis di Indonesia, aspek kesehatan dan keamanan produk, terus menjadi perhatian utama. Hal ini sejalan dengan berbagai referensi global yang menunjukkan bahwa manusia menghabiskan sekitar 90 persen waktunya di dalam ruangan, baik di rumah, sekolah, kantor serta fasilitas publik.

Oleh karena itu, pemilihan material bangunan, termasuk cat tidak lagi hanya berfokus pada estetika saja, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kualitas hidup serta menciptakan ramah lingkungan yang lebih sehat.

Untuk menjawab kebutuhan itulah, sebagai salah satu merek cat ternama di Indonesia, PT Kansai Prakarsa Coatings (Kansai Paint) akan terus memperkuat perannya dalam menghadirkan inovasi rangkaian produk cat bebas timbal yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar nasional dan praktik terbaik internasional.

Untuk memaparkan komitmennya sebagai produsen cat bebas timbal, Kansai Paint menggelar dialog bersama media melalui konferensi pers (konpers) dengan tema “Safe and Happy Homes #LeadFree” yang akan diselenggarakan di Jakarta, dalam waktu dekat ini.

Dalam acara itu akan hadir, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari, S.T., M.T.M, President Director of PT Kansai Prakarsa Coatings Takahiko Tsuda, Marketing Manager of PT Kansai Prakarsa Coatings Jemmy Haryono, Program Manager of the Lead Exposure Elimination Project (LEEP) Ivan Mahardika, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Metabolisme Dr. dr. Laurentius Aswin, Sp.PD-KEMD, serta Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Inisiatif dialog via konpers tentang bahaya timbal ini, merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung terciptanya bangunan yang lebih sehat, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan material yang aman.

TimbalSimak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dan informasi seputar dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda selalu update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Amerika SerikatBadan Standardisasi dan Kebijakan Jasa IndustriBahan MaterialBahaya TimbalBerita Bahan MaterialBerita Bahan Material Hari IniBerita Bahan Material IndonesiaBerita Bahan Material TerbaruBerita Kansai PaintBerita Tren Bahan MaterialBSKJICatdr. Laurentius AswinEmmy SuryandariIHMEInstitut Metrik dan Evaluasi KesehatanInstitute for Health Metrics and EvaluationIvan MahardikaJemmy HaryonoJepangKansai PaintKementerian Perindustrian Republik IndonesiaKoranproperti.comKumpulan Berita Bahan MaterialKumpulan Berita Bahan Material Hari IniKumpulan Berita Bahan Material IndonesiaKumpulan Berita Bahan Material TerbaruKumpulan Berita Kansai PaintKumpulan Berita Tren Bahan MaterialKumpulan Media Bahan Material BerkualitasKumpulan Media Bahan Material BerpengaruhKumpulan Media Bahan Material IndonesiaKumpulan Media Bahan Material TerbaikKumpulan Media Bahan Material TerpopulerKumpulan Media Online Bahan MatrialKumpulan Portal Bahan Material IndonesiaLead Exposure Elimination ProjectLEEPLiputan ProdukMedia Bahan Material BerkualitasMedia Bahan Material BerpengaruhMedia Bahan Material IndonesiaMedia Bahan Material TerbaikMedia Bahan Material TerpopulerMedia Online Bahan MaterialPortal Bahan Material IndonesiaPT Kansai PrakarsaPT Kansai Prakarsa CoatingsSeattleTakahiko TsudaTimbalUNEPWashingtonWawan KuswandiWHO
Previous Post

Sebentar Lagi Harga Lahan di Tangerang Melangit, Juragan Tanah di Sini Tunggu Akses Tol Ini Dibuka  

Next Post

Mal Elit di Jakarta Diserbu Pengusaha Kuliner, Persaingan Bisnis F&B Semakin Tajam Memburu Golongan Sultan  

Next Post
Mal

Mal Elit di Jakarta Diserbu Pengusaha Kuliner, Persaingan Bisnis F&B Semakin Tajam Memburu Golongan Sultan  

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti