• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Properti

‘Godaan’ Properti Tangerang Semakin Kuat, Sebentar Lagi Asthara Bridge Hadir Jadi Penghubung Dua Area Ini  

Addy Kusumayadi by Addy Kusumayadi
January 26, 2026
in Liputan Properti
0
Tangerang

Ilustrasi desain Asthara Bridge Tangerang (Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Industri properti Tangerang semakin kuat menggoda sejumlah investor properti dan para pencari rumah pertama dari Bodetabek serta Jakarta dan sekitarnya. Sebentar lagi Asthara Bridge (jembatan Asthara) hadir menghubungkan dua kota ini.

KoranProperti.com (Tangerang)- Prospek properti Tangerang pada tahun 2026 ini, dinilai semakin menjanjikan keuntungan sangat tinggi. Sejumlah hasil riset lembaga properti yang ditelusuri koranproperti.com melaporkan, pertumbuhan harga properti di kota maupun kabupaten Tangerang sangat konsisten yaitu sekitar 7 sampai 15 persen per tahun.

Stabilnya harga properti (komersial dan residensial) di Tangerang, karena didukung pengembangan dan penambahan infrastruktur baru dan unggul, di antaranya jalur konektivitas tol dan KRL, serta menjamurnya hunian berkonsep township modern.

Permintaan tinggi terhadap properti Tangerang, didominasi kalangan generasi muda yang berusia dari 25 sampai 34 tahun. Rumah tapak dan komersial di kawasan seperti BSD, Gading Serpong, dan sekitarnya, menjadi pilihan investasi yang sangat menarik, karena mampu mengeruk capital gain, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Harga & investasi properti residensial (rumah tapak) di Tangerang, terus menunjukkan tren positif, yaitu naik dari Rp12,8 juta per meter persegi pada tahun 2023 lalu, menjadi Rp15,4 juta per meter persegi di tahun 2025.

Sektor properti menyumbang 42 persen dari total realisasi investasi di Kota Tangerang. Hal ini mencerminkan tingginya minat investor untuk menggarap properti di kota maupun kabupaten Tangerang.

Kawasan favorit seperti BSD City dan Gading Serpong yang menjadi pusat properti mewah di Tangerang, mengalami kenaikan nilai tanah yang tinggi yaitu mulai dari Rp18 sampai Rp22 juta per meter persegi.

BACA INI: Wow! 420 Unit Hunian Allurea Terjual Habis, Asthara Group Siap Gelar Penjualan Tahap Kedua

Melihat potensi properti Tangerang yang semakin menggoda itu, pengembang Asthara Group langsung menggebrak publik melalui Asthara Skyfront City dengan memulai pembangunan Asthara Bridge (jembatan Asthara), yaitu jembatan utama yang akan menjadi akses strategis untuk menghubungkan kota dan kabupaten Tangerang.

Asthara Bridge dirancang membentang sepanjang kurang lebih satu kilometer melintasi Sungai Cisadane dan akan menjadi penghubung dari gerbang kawasan menuju township Asthara Skyfront City yang berdiri di atas lahan seluas 1.100 hektare.

CEO Asthara Skyfront City Supardi Ang mengatakan, pembangunan ini merupakan langkah visioner pengembang dalam pengembangan berkelanjutan Asthara Skyfront City.

“Semoga pembangunan jembatan ini, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya, sekaligus sebagai infrastruktur ikonik utama di kawasan perumahan kami,” ujarnya dalam siaran pers resmi, Jumat (23/1/2026).

Kawasan Kota Masa Depan

Menurut Supardi, Asthara Bridge akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan kawasan Asthara Skyfront City. Pembangunan jembatan ini merupakan kolaborasi Asthara Group dengan Bukaka-Rizki KSO sebagai mitra strategis.

“Asthara Group ingin menegaskan kepada masyarakat bahwa Asthara Skyfront City terus bergerak maju, serta berkomitmen menghadirkan kawasan kota masa depan yang memberikan nilai tambah bagi kota dan kabupaten Tangerang, serta Indonesia,” tutup Supardi Ang.

Tangerang
Seremonial MoU pembangunan Asthara Bridge (Foto: Ist)

Asthara Group merupakan perusahaan pengembang properti yang didirikan keluarga Fangiono, bulan Juli tahun 2017 lalu. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan ruang urban berkualitas tinggi dengan komitmen terhadap integritas, keberlanjutan, dan inovasi.

Proyek prestisius Asthara Group adalah Asthara Skyfront City, kota mandiri seluas 1.100 hektare yang lokasinya dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Asthara Skyfront City diluncurkan bulan Juni tahun 2025 lalu dengan mengusung konsep hunian modern, bisnis, dan gaya hidup.

BACA INI: Properti Tangerang Melesat Kencang, Asthara Group Luncurkan Hunian Asthara Skyfront City

Proyek ini menawarkan hunian modern dengan klaster perdana Allurea dengan harga dimulai dari Rp900 jutaan sampai Rp2,8 miliar di kawasan The Floristz.

Asthara Skyfront City memiliki aksesibilitas tinggi ke jalan tol dalam kota dan Tol Kunciran-Serpong, sehingga menjadikan hunian ini sebagai pilihan ideal bagi pekerja bandara, pengusaha, dan kalangan profesional dengan mobilitas tinggi.

Asthara Skyfront City dirancang sebagai hunian eksklusif dan investasi jangka panjang dengan lingkungan alamnya yang asri dengan fasilitas lengkap.

Sampai saat ini, Asthara Group (PT Bumi Bandara Indah) terus mengembangkan ruang-ruang urban yang berkelanjutan, fungsional, dan berwawasan lingkungan untuk generasi mendatang.

Asthara Group berupaya menjadi mitra terpercaya dalam membangun kota masa depan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai komunitas dan keberlanjutan lingkungan.

TangerangSimak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: AstharaAsthara BridgeAsthara GroupAsthara Skyfront CityBandara Soekarno-HattaBantenBodetabekBSD CityBukaka-Rizki KSOFangionoGading SerpongJabodetabekKabupaten TangerangKawasan The FloristzKeluarga FangionoKlaster AllureaKota TangerangPT Bumi Bandara IndahSerpongSungai CisadaneSupardi AngTangerangTol Kunciran-Serpong
Previous Post

Fakta Tersembunyi Dibalik Rencana Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta, Solusi atau Ambisi Pejabat Negara?

Next Post

Pertama di Indonesia, Begini Rasa Es Krim Frostbite Potabee Topping Keripik Kentang, Buruan Cobain…

Next Post
Es Krim

Pertama di Indonesia, Begini Rasa Es Krim Frostbite Potabee Topping Keripik Kentang, Buruan Cobain...

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti