Hambatan mobilitas menuju destinasi wisata unggulan Provinsi Banten terjawab. DAMRI resmi mengaspal rute baru penghubung Bandara Soekarno-Hatta menuju Tanjung Lesung (PP). Rute ini memberikan angin segar bagi sektor pariwisata lokal, sekaligus mobilitas warga di sepanjang jalur lintas Pandeglang dan Rangkasbitung.
KoranProperti.com (Jakarta) – Fungsi dan peran moda transportasi publik jalur darat menuju sejumlah lokasi destinasi wisata nasional, kini menjadi fokus perhatian Pemerintah. Di tengah lonjakan mobilitas lokal, moda transportasi tidak lagi hanya sekadar alat berpindah tempat, melainkan pilar fundamental yang menentukan kualitas pengalaman wisatawan, sekaligus keberlangsungan hidup komunitas lokal.
Sistem transportasi yang efisien, terbukti menjadi penentu utama kelayakan ekonomi kawasan tertentu. Berdasarkan data Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO), integrasi moda transportasi darat dan udara sangat signifikan dalam mengerek pertumbuhan ekonomi lokal kawasan atau daerah.
Dibalik gemerlapnya pertumbuhan destinasi wisata nasional, ternyata perkembangan moda transportasi darat yang berbasis aplikasi juga wajib mengikuti sejumlah regulasi, mulai dari uji latar belakang pengemudi hingga perlindungan asuransi penumpang.
Dalam upaya beradaptasi dengan teknologi canggih masa kini, seperti kecerdasan buatan (AI), maka setiap perusahaan moda transportasi di Indonesia, harus menyiapkan SDM dan moda transportasi massal yang berkelanjutan sesuai perkembangan zaman.
Masa depan pariwisata Indonesia akan sangat bergantung pada sinergi erat antara perencana destinasi wisata dengan pembuat kebijakan moda transportasi. Pendekatan yang inovatif dan berwawasan lingkungan, tidak hanya akan mendongkrak roda industri wisata, tetapi juga menjamin kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat lokal bagi generasi mendatang.
Sebagai salah satu moda transportasi ‘senior’ di Indonesia, Perum DAMRI sangat memahami bahwa integrasi antara transportasi darat dan udara, perlu ada kesinambungan berkelanjutan, dengan tujuan untuk efisiensi, sekaligus memudahkan mobilitas publik penikmat wisata di Indonesia.
Oleh karena itulah, DAMRI mulai tanggal 3 Oktober 2026 lalu, resmi mengoperasikan jalur transportasi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang juga destinasi wisata, yaitu Tanjung Lesung, Provinsi Banten.
Keberadaan angkutan DAMRI dalam mengoperasikan rute baru ini, tentu saja akan membuat pelanggan yang juga para wisatawan, akan merasa semakin mudah dan bebas repot dalam menuju lokasi Tanjung Lesung.
Jalur Strategis DAMRI
Rute baru ini diresmikan secara langsung di Marketing Gallery Tanjung Lesung. Acara peluncuran jalur baru, dihadiri para pemangku kepentingan, termasuk Managing Director PT Banten West Java Widi Widiasmanto, Kepala Bidang Pengembangan SDP dan Ekraf Disparbud Pandeglang Mia Maulani Rizki, Area Manager Divisi Regional I Jakarta Perum DAMRI Yulianto, serta Pjs. General Manager DAMRI Cabang Bandara Soekarno-Hatta Ariesna Putra Cahya.
Rute anyar ini dirancang bukan hanya untuk memudahkan mobilitas wisatawan saja, tetapi juga masyarakat umum di sepanjang lintasan. Armada DAMRI akan melayani perjalanan melalui jalur strategis dengan titik-titik keberangkatan dan pemberhentian, meliputi Tanjung Lesung Resort, Terminal Labuan, Terminal Kadubanen Pandeglang, Terminal Mandala Rangkasbitung, serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Adapun jadwal operasional armada DAMRI untuk rute dari Tanjung Lesung ke Bandara Soekarno-Hatta, mulai dibuka pukul 04.00, 07.00, 10.00, 13.00, 15.00 WIB. Sedangkan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Tanjung Lesung mulai dibuka pukul 08.00, 10.00, 13.00, 15.00, dan 18.00 WIB.

Para pelanggan dan wisatawan dapat menikmati perjalanan bersama armada DAMRI dengan aman dan nyaman, serta harga tiket yang terjangkau, yaitu dari Tanjung Lesung ke Bandara Soekarno-Hatta seharga Rp175.000, untuk jalur dari Rangkasbitung ke Bandara Soekarno-Hatta harganya Rp50.000.
Pjs. General Manager DAMRI Cabang Bandara Soekarno-Hatta Ariesna Putra Cahya, mengatakan, layanan rute baru ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperluas akses pariwisata nasional.
“Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan untuk melanjutkan perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Tanjung Lesung maupun sebaliknya (PP). Kami berharap konektivitas ini memberikan pengalaman perjalanan yang mudah, aman dan nyaman, sekaligus mendukung terbukanya akses pariwisata di Banten,” kata Ariesna.
Tiket jalur baru ini dapat dipesan secara praktis melalui aplikasi DAMRI Apps (tersedia di Play Store & App Store), website www.damri.co.id, call center DAMRI di nomor 1500-825, serta media sosial DAMRI yaitu @DamriIndonesia (Instagram, Facebook, X/Twitter, YouTube)
Rute baru DAMRI yang mampu mengintegrasikan transportasi darat dan udara ini, jelas menjadi bukti bahwa akses menuju KEK Tanjung Lesung semakin terbuka lebar. Langkah strategis DAMRI ini, tidak hanya memanjakan para pelancong domestik maupun mancanegara, tetapi juga menjadi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata lokal di Provinsi Banten.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news serta LIPRO TV setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

