Pada tahun pertama pembangunan, Citanusa Group menargetkan penyelesaian land development dan utilitas kawasan, sekaligus memulai konstruksi unit-unit awal yang direncanakan dapat segera diserahterimakan sekitar 18 bulan, sejak terjadi transaksi penjualan di tahap awal pemasaran.
KoranProperti.com (Karawang) – Citanusa Group menggelar ground breaking tiga tipe hunian baru di Karawang Barat, Sabtu (29/11/2025). Properti residensial Karawang Barat, kian moncer dan menyedot perhatian para pencari rumah pertama.
Adapun tiga tipe rumah itu ialah Tipe Alaya dengan luas 6×10 meter persegi, dan LT/LB 36/60 meter persegi. Tipe ini menjadi hunian pilihan bagi pasangan muda yang baru memulai perjalanan berumah tangga (keluarga).
Kemudian Tipe Denaya dengan luas 6×12 meter persegi dan LT/LB 59/72 meter persegi. Hunian ini menawarkan ruang lebih luas bagi keluarga yang sudah memiliki anak.
Terakhir Tipe Kaanti dengan luas 7×12 meter persegi, dan LT/LB 90/88 meter persegi. Hunian ini sengaja dirancang untuk keluarga yang menginginkan hunian atmosfer premium.
Ketiga tipe hunian itu dibandrol mulai dari harga Rp500 jutaan sampai Rp900 jutaan. Pembelian melalui proses kredit, konsumen hanya membayar cicilan mulai dari Rp3 jutaan per bulan. Selain hunian, kawasan ini juga menghadirkan ruko seharga Rp800 jutaan. Ketiga tipe hunian ini, menempati lahan seluas 4 hektare dalam kawasan Grahayana Homes.
BACA INI: Properti Karawang Makin Mentereng, Citanusa Group Hadirkan Grahayana Homes
Saat peluncuran, Direktur Citanusa Group Nerisa Arviana mengatakan, pembangunan secara massal untuk ketiga tipe hunian ini, langsung dilaksanakan setelah konsumen melakukan transaksi pembelian pada saat proses marketing fase awal.
Proses pembangunan ini merupakan bentuk komitmen Citanusa untuk memastikan proses konstruksi berjalan sesuai rencana dan target serah terima kunci tepat waktu.
Karawang Barat dipilih sebagai lokasi pengembangan proyek Grahayana Homes, karena fondasi pertumbuhan ekonomi di wilayah ini meningkat pesat
“Karawang terus berkembang menjadi pusat industri dan investasi yang strategis,” ujar Nerisa dalam keterangan resmi, Senin (1/12/2025).
Potensi Investasi Karawang Barat
Nerisa menyebut, aktivitas industri yang dinamis dan tingginya kelompok usia produktif, serta kebutuhan hunian yang representatif, nyaman, serta dekat dengan pusat aktivitas menjadi sangat penting. Potensi investasi kawasan Karawang Barat sebagai wilayah hunian sangat menjanjikan.
“Kebutuhan hunian yang terus meningkat, menjadikan Karawang Barat sebagai salah satu wilayah dengan nilai investasi sangat progresif,” ujar Nerisa.

Kawasan Grahayana Homes menerapkan pendekatan arsitektur modern tropis yang lebih mengutamakan pencahayaan natural, ventilasi silang yang optimal, jendela besar untuk menyerap kesejukan alami, serta ruang-ruang yang minim sekat, untuk memberikan kenyamanan bagi penghuni.
Desain hunian di Grahayana Homes berplafon tinggi, serta bentuk atapnya menyesuaikan dengan iklim tropis, keseluruhan karakter rumah ini menghadirkan suasana elegan dan sehat.
BACA INI: Pengembangan Properti Karawang Semakin Gesit, Developer Ini Semangat Garap Proyek Hunian 130 Hektar
“Dalam tahap pemasaran awal, Grahayana Homes hanya merilis 70 unit hunian sebagai bagian dari pendekatan penjualan yang terukur,” tukas Nerisa.
Lokasi Grahayana Homes sangat strategis, karena hanya berjarak satu menit dari Jalan Tuparev, sebagai pusat perniagaan Kota Karawang.
Penghuni dapat mencapai pusat perbelanjaan, stasiun kereta api, dan pasar tradisional hanya dalam waktu 5 menit. Rumah Sakit, Pusat Pemerintahan, dan universitas dapat dijangkau penghuni sekitar 7 menit. Sedangkan untuk menuju akses Tol Karawang Barat, penghuni membutuhkan waktu sekitar 15 menit perjalanan.
Pada tahun pertama pembangunan, Citanusa menargetkan penyelesaian land development dan utilitas kawasan, sekaligus memulai konstruksi unit-unit awal yang direncanakan dapat diserahterimakan sekitar 18 bulan sejak terjadi transaksi penjualan.
Pada fase ini, sekitar 70 unit atau 30 persen dari total pengembangan tahap pertama, dipasarkan dengan target penyerapan pasar mencapai 35 persen, hingga akhir tahun 2025.
“Target ini ditetapkan, agar progres pembangunan dan pemasaran berjalan seimbang, serta memberikan kepastian yang jelas bagi konsumen sejak awal,” pungkas Nerisa.
Citanusa Group bertransformasi menjadi pengembang atau developer pada tahun 1997 lalu, dengan mengembangkan proyek pembangunan Pasar Pagi Cirebon yang menjadi pusat perdagangan terbesar di Kota Cirebon.
Kini, Citanusa Group terus melakukan ekspansi di berbagai sektor komersial dan residensial di berbagai wilayah yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Cirebon, Batam, dan Karawang.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com


