• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
Advertisement
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus

Jangan Kaget Kalau Harga Tanah di Lima Wilayah Jakarta Semakin Mahal, Begini Analisisnya…

Tim Redaksi by Tim Redaksi
February 20, 2026
in Liputan Khusus
0
Jakarta

Jakarta Kota Megapolitan (Foto: Wan/KoranProperti.com)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Tanah atau lahan di Jakarta merupakan salah satu aset investasi, karena harganya yang tidak pernah turun, bahkan terus naik sesuai perkembangan infrastruktur kota dan meningkatnya populasi.

KoranProperti.com (Jakarta) – Memasuki tahun 2026, harga rata-rata tanah di Jakarta diperkirakan  sudah mencapai sekitar Rp18,5 jutaan per meter persegi. Menurut laporan MarketBeat Cushman & Wakefield, kawasan pusat kota seperti Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, harga tanahnya jauh lebih tinggi, berkisar antara Rp20 jutaan, hingga lebih dari Rp100 jutaan per meter persegi.

Namun demikian, masing-masing wilayah di Jakarta, memiliki harga tertinggi pada area-area tertentu, karena lokasinya yang dinilai strategis, serta tersedianya berbagai akses kemudahan aktivitas bagi warga di sekitarnya.

Berdasarkan Data Analisis & Proyeksi Properti 2026 koranproperti.com yang ditelusuri dari berbagai sumber, berikut ini harga tanah di 5 (lima) area Jakarta, yaitu wilayah Pusat, Barat, Timur, Utara dan Selatan.

Jakarta Barat

Harga tanah di Jakarta Barat tahun 2026, berkisar antara Rp25 jutaan hingga Rp125 jutaan per meter persegi. Kawasan premium seperti Glodok, Puri Indah, Gajah Mada, Hayam Wuruk serta Kebon Jeruk mencapai harga tertinggi. Untuk kawasan Cengkareng, Kalideres dan Grogol, harga tanahnya sekitar Rp15  jutaan per meter persegi.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga tanah di Jakarta Barat mahal yaitu karena di beberapa kawasan, pada umumnya badan jalannya lebar-lebar, tanah sudah SHM, serta dekat dengan beberapa akses tol dalam kota, serta banyaknya kawasan pusat komersial dan hiburan.

BACA INI: Harga Lahan di Jakarta Setinggi Langit, Kawasan Kota Tua Glodok dan Pondok Indah Bersaing Tajam

Jakarta Pusat

Harga tanah di Jakarta Pusat berkisar antara Rp25 jutaan hingga Rp300 jutaan per meter persegi. Mahalnya harga tanah di Jakarta Pusat, karena terdapat zona premium di antaranya SCBD, Jalan Sudirman dan Thamrin serta Menteng.

Kawasan CBD, yaitu Sudirman, Thamrin, SCBD adalah area termahal. Harga tanahnya bisa mencapai Rp180 jutaan hingga Rp300 jutaan per meter persegi. Sedangkan kawasan Menteng, antara Rp70 jutaan hingga Rp100 jutaan per meter persegi.

Jakarta Selatan

Untuk harga tanah di Jakarta Selatan, berkisar antara Rp12 jutaan hingga Rp145 jutaan per meter persegi. Kawasan premium seperti Kuningan, Kebayoran Baru bisa mencapai harga sekitar Rp100 jutaan sampai Rp300 jutaan per meter persegi.

Jakarta Utara

Harga tanah di Jakarta Utara, berkisar antara Rp6 jutaan hingga Rp30 jutaan per meter persegi. Area premium seperti Kelapa Gading dan Sunter, mencapai sekitar Rp20 jutaan hingga Rp30 jutaan per meter persegi.

Jakarta Timur

Untuk harga tanah di Jakarta Timur, berkisar antara Rp10 jutaan hingga Rp120 jutaan per meter persegi. Daerah komersial premium, seperti Jatinegara, Cipinang, dan Pondok Bambu berkisar antara Rp13 jutaan hingga Rp17 jutaan per meter persegi.

Penyebab Harga Tanah Jakarta Mahal

Salah satu penyebab utama yang membuat harga tanah di 5 (lima) wilayah Jakarta semakin mahal adalah karena tingginya permintaan untuk hunian dan komersial, namun tidak seimbang dengan ketersediaan lahan yang ada.

Faktor pendukung lainnya yang juga membuat harga tanah di Jakarta terus naik, karena lokasinya yang strategis sebagai pusat kota, pusat ekonomi/bisnis (perkantoran, lembaga pendidikan, rumah sakit, kantor sejumlah lembaga negara yang melayani kebutuhan publik), serta pusat perdagangan/perekonomian modern, seperti mal, kawasan pertokoan, dan berbagai sarana hiburan dan gaya hidup.

Jakarta
Jakarta kota kosmopolitan (Foto: Wan/KoranProperti.com)

BACA INI: Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara, Jakpro Siap Transformasi Sejumlah Proyek Properti Besar di Jakarta

Infrastruktur dan aksebilitas moda transportasi publik di Jakarta, juga sudah super lengkap, seperti adanya jalan tol dalam kota, kawasan hunian berkonsep TOD, serta rumah susun. Untuk transportasi publik, tersedia angkot (angkutan kota), transJakarta, commuter line, KRL, bandara, pelabuhan, serta beragamnya transportasi online dan pusat kuliner.

Tingginya arus urbanisasi, serta meningkatnya investasi dari sejumlah pengusaha nasional, serta banyaknya ekspatriat yang bekerja dan tinggal di Jakarta, juga mendorong mahalnya harga tanah di Jakarta.

Tanah di Jakarta juga menjadi aset penting untuk investasi, karena harganya tidak pernah turun, bahkan terus naik sesuai perkembangan infrastruktur kota dan meningkatnya populasi.

Penyebab Orang Ingin Tinggal di Jakarta

Alasan utama mengapa orang ingin tinggal di Jakarta, karena pusat perekonomian yang besar, peluang karier, dan fasilitas kota megapolitan yang sudah lengkap.

Jakarta menawarkan daya tarik hiburan serta ekonomi masa depan, maka wajar saja jika Jakarta menjadi target urbanisasi bagi mereka yang mencari kesuksesan untuk masa depan dan menginginkan kehidupan yang lebih dinamis.

Sampai hari ini, Jakarta masih dinilai publik sebagai lokasi prestisius yang penuh dengan kemewahan dan modernitas, serta menjanjikan kemajuan ekonomi bagi seseorang atau komunitas tertentu (banyak perantau dari satu suku/daerah di Jakarta) yang ingin hidup sukses di masa depan.

JakartaSimak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Berita Harga TanahBerita PropertiBerita Properti Hari IniBerita Properti TerbaruData Analisis & Proyeksi Properti 2026Data Analisis & Proyeksi Properti 2026 koranproperti.comHarga TanahHarga Tanah di JakartaHarga Tanah JakartaHarga Tanah Jakarta 2026JakartaJakarta BaratJakarta PusatJakarta SelatanJakarta TimurJakarta UtaraKoranproperti.comKumpulan Berita Harga TanahKumpulan Berita PropertiKumpulan Berita Properti Hari IniKumpulan Berita Properti TerbaruKumpulan Media Online PropertiLahanLiputan KhususMarketBeat Cushman & WakefieldMedia Online PropertiPropertiTanahTim Redaksi
Previous Post

BPJPH Indonesia dan Saudi Halal Center Gelar Kerja Sama, Targetkan Penguatan Sistem Produk Halal

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti