• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
Advertisement
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus

Pembangunan Rusun di Lahan Angkasa Pura Senen, Menteri PKP Sebut Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

Tim Redaksi by Tim Redaksi
March 30, 2026
in Liputan Khusus
0
Rusun

Kepala BP BUMN Dony Oskaria (kiri) dan Menteri PKP Maruarar Sirait (kanan/Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Pembangunan rusun di lahan Angkasa Pura ini, dilakukan secara sinergi antara Pemerintah Pusat, Danantara, Kementerian PKP, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BP BUMN, serta pihak swasta. Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia akan ikut terlibat membangun.

KoranProperti.com (Jakarta) – Lahan seluas 1,61 hektare milik PT Angkasa Pura Indonesia di kawasan Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, rencananya bakal dibangun rumah susun (rusun) sebagai alternatif relokasi warga yang tinggal, di bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat.

Hal itu disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, didampingi Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria, saat berkunjung ke lokasi itu, Minggu (29/3/2026).

Menteri Ara mengatakan, sampai saat ini belum ada skema khusus, terkait pembangunan rusun di lokasi tersebut. Skema pembangunan rusun akan segera dibahas, Rabu (1/4/2026).

Namun, dalam kesempatan itu, Menteri PKP yang juga mantan kader parpol PDIP ini menyebut, pembangunan rusun sebanyak 1.000 unit dengan dua tower rencananya akan dibangun Perumnas dengan pendanaan dari APBN.

“Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia juga sudah menyatakan kesediaannya membangun sembilan tower empat lantai dengan total 690 unit hunian, lengkap dengan fasilitas ruang komunal, dan gedung serbaguna,” kata Menteri Ara.

Lebih jauh Menteri Ara mengemukakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sudah memberikan dukungan, berupa subsidi dan penyediaan utilitas.

BACA INI: Presiden Prabowo Janji Bangun Rumah di Bantaran Rel Kereta Api Senen, Ini ‘Teguran Keras’ Buat Menteri PKP

“Pembangunan rusun ini akan dilakukan secara sinergi antara Pemerintah Pusat, Danantara, Kementerian PKP, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BP BUMN serta pihak swasta,” tandas Ara, sambil menambahkan bahwa rusun ini akan segera dibangun. Soal perizinan diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menegaskan, BUMN siap mendukung penuh penyediaan rumah layak huni, bagi masyarakat dengan model rusun.

Skema Pendanaan Rumah Susun

Dony bilang, BUMN juga berencana akan membangun hunian yang sama di berbagai kota, di antaranya di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Tangerang, Bogor, Medan, Makassar, serta Denpasar.

“Kami akan mengoptimalkan aset-aset BUMN di beberapa kota besar. Ini merupakan bentuk dukungan kami, terhadap program prioritas Presiden Prabowo dalam menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat,” ujar Dony.

Rusun
Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: Ist)

Groundbreaking rusun Angkasa Pura, direncanakan akan digelar bulan Mei 2026, sedangkan skema pembiayaan dan pelaksanaan pembangunan, akan diputuskan setelah rapat koordinasi lintas kementerian dan BUMN.

BACA INI: Tren Penolakan KPR Subsidi: SLIK OJK Sumber Masalah, Mau Sampai Kapan Diberlakukan?

Pada bagian akhir, Menteri Ara juga bilang, pihaknya sedang menyiapkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk wilayah DKI Jakarta sebanyak 3.100 unit rumah, pada tahun 2026 ini, dan menyebar di lima wilayah Jakarta dengan jumlah masing-masing 600 unit, dan 100 unit di Kepulauan Seribu.

Sebelumnya, Sabtu (28/3/2026), Presiden Prabowo juga sudah melihat langsung kehidupan sehari-hari penghuni permukiman kumuh di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat. Lokasi permukiman kumuh itu, berada di seberang barat Stasiun Pasar Senen, di sekitar Pasar Gaplok, Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat. Saat melakukan kunjungan, Presiden Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Saat itu, Presiden Prabowo juga menyempatkan diri ngobrol singkat dengan salah satu warga sekitar. “Pak Presiden ingin membangunkan rumah layak huni untuk warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta, sekitar 3 km dari pusat Kota Jakarta,” tulis unggahan Instagram Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Untuk merealisasikan niatnya itu, Presiden Prabowo berkoordinasi dengan beberapa lembaga terkait, sekaligus membentuk tim yang langsung menyiapkan pembangunan hunian layak huni bagi warga, di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat.

“Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (hadir Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI (Kereta Api Indonesia), serta beberapa pejabat terkait, untuk membangun rumah bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api,” tulis Presiden Prabowo dalam unggahan terbaru, saat dia menggelar rapat bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, perwakilan Perumnas, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

RusunSimak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dan informasi seputar dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda selalu update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com
FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: AguanAngkasa PuraBadan Pengaturan Badan Usaha Milik NegaraBantuan Stimulan Perumahan SwadayaBantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)Bobby RasyidinBP BUMNBSPSBUMNDanantaraDidyk ChoiroelDody HanggodoDony OskariaJakartaJakarta PusatKAIKelurahan KramatKementerian PKPKereta Api IndonesiaKoranproperti.comLiputan KhususMaruarar SiraitMenteri Pekerjaan UmumMenteri Perumahan dan Kawasan PermukimanMenteri PKPMenteri PUPasar GaplokPDIPPemerintah DaerahPemerintah Provinsi DKI JakartaPerumnasPrabowo SubiantoPresiden PrabowoPT KAIRumah SusunRusunSekretaris KabinetSekretaris Kabinet Teddy Indra WijayaSenenStasiun Pasar SenenSugianto KusumaTeddy Indra WijayaTim RedaksiYayasan Buddha Tzu Chi Indonesia
Previous Post

Tren Penolakan KPR Subsidi: SLIK OJK Sumber Masalah, Mau Sampai Kapan Diberlakukan?

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti