• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Properti

Penjualan Aset APLN Tembus Rp14 Triliun, Modal Garap Proyek Baru 2026

Yuddy Kusuma by Yuddy Kusuma
December 16, 2025
in Liputan Properti
0
APLN

Desain salah satu proyek APLN di Karawang, Jawa Barat (Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Sebagian besar dana hasil penjualan aset akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek baru pada tahun 2026 mendatang, serta membayar kewajiban utang.

KoranProperti.com (Jakarta) – Selama periode tahun 2017 sampai tahun  2024, hasil penjualan sejumlah aset PT Agung Podomoro Land Tbk.(APLN) tembus Rp14 triliun. Terdapat 7 aset hotel, mal, dan tanah dijual APLN. Sebagian besar hasil penjualan digunakan untuk membiayai sejumlah proyek baru pada tahun 2026 mendatang, serta membayar kewajiban utang.

Wakil Direktur Utama APLN Noer Indradjaja dan Direktur APLN Paul Christian mengatakan, perseroan juga sudah menjual 100 persen saham PT Kencana Unggul Sukses (KUS) yang berada dalam naungan PT Karya Pratama Propertindo, kepada PT Puri Dibya Property dan PT Hartons Property Development. Penandatanganan dokumen jual-beli dilakukan, Kamis, 11 Desember 2025 lalu.

“Transaksi penjualan ini memiliki dampak positif terhadap kegiatan operasional dan kondisi finansial perseroan, secara keuangan akan menambah posisi kas perseroan untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha perseroan serta akan mengurangi beban utang perseroan,” kata Noer dan Paul dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/12/2025).

Sementara itu, Direktur Utama APLN Bacelius Ruru mengungkapkan, sebagai perusahaan properti, salah satu target APLN adalah menciptakan nilai atas aset-aset yang dibangun.

Jika nilai atau value meningkat, tambah Ruru, maka perseroan tidak segan-segan untuk melakukan penjualan yang hasilnya bakal digunakan untuk modal memulai proyek-proyek baru.

BACA INI: Fukuoka Jepang Ikut Kucurkan Dana, APLN Gelar Klaster Edelweiss dan Mahogany di Podomoro Tenjo

“Hal ini telah kami lakukan sejak tahun 2017 lalu, dengan menjual beberapa aset baik mal, hotel maupun tanah,” ujarnya.

Ruru menambahkan, saat ini ada sejumlah proyek yang sedang dibangun dan dikembangkan APLN antara lain Podomoro Park (Bandung), Parkland Podomoro (Karawang), hingga Bukit Podomoro Jakarta.

Merujuk laporan keuangan APLN per 30 September 2025 lalu, PT Karya Pratama Propertindo merupakan pemilik dan pengelola Hotel Sofitel Bali Ubud Resort and Spa. Jumlah aset PT Karya Pratama Propertindo sebelum eliminasi, mencapai Rp301,93 miliar per kuartal III/2025.

Adapun, kewajiban utang yang sudah dilunasi sekitar Rp4 triliun. Ruru menyatakan, strategi penjualan tidak membuat aset APLN turun signifikan. Sebagai gambaran, total aset perusahaan tercatat Rp28,79 triliun pada tahun 2017. Namun, hingga kuartal III/2024, total aset perusahaan masih mencapai Rp27,14 triliun.

Investor Jepang Dalam Proyek APLN

Sebelumnya, APLN juga sudah meluncurkan klaster Edelweiss dan Mahogany di Kota Satelit Mandiri Podomoro Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Klaster Edelweiss merupakan unit hunian segmen premium, sedangkan klaster Mahogany berada dalam segmen deluxe.

Dalam proses pembangunan dua klaster ini, APLN mendapat dukungan dana dari Fukuoka Consortium yang bermarkas di Jepang. Kerja sama APLN dan Fukuoka konsorsium, bertujuan untuk mempercepat pembangunan Kota Podomoro Tenjo sebagai kota satelit mandiri di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang sebelumnya sudah dikembangkan sejak tahun 2020 lalu.

APLN
Bukit Podomoro Jakarta, salah satu prpyek APLN (Foto: Ist)

Fukuoka Jepang merupakan perusahaan konsorsium yang menaungi tiga perusahaan, yaitu Bika Co. Ltd, Kyushu Leasing Service Co. Ltd, dan Shinoken Group Co. Ltd.

BACA INI: APLN dan Shimizu Gelar MOU, Garap Proyek Podomoro Park Bandung

Tiga perusahaan Jepang itu, tertarik terlibat untuk menggarap Kota Podomoro Tenjo, karena mereka akan membawa kombinasi keahlian di bidang properti, pembiayaan, dan manajemen proyek yang fokus pada inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan.

Selama ini, Fukuoka Consortium memang dikenal sebagai perusahaan yang banyak mendukung proyek-proyek berskala besar, termasuk pengembangan properti internasional.

Kerja bareng antara APLN dan Fukuoka ini, resmi diumumkan kepada publik tanggal 4 September 2025 lalu. Secara khusus, Fukuoka akan terlibat dalam pengelolaan dan manajemen, investasi finansial, transfer teknologi, serta keahlian manajemen proyek.

Fokus konsorsium adalah menciptakan pembangunan yang inovatif, terjangkau, dan berkelanjutan, dengan target meningkatkan nilai proyek dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Ruru mengatakan, kehadiran Fukuoka Jepang bukan hanya sekadar investasi, tetapi juga akan mentransfer pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan kota mandiri yang modern dan terjangkau.

“Track record Kota Podomoro Tenjo dalam lima tahun ini, terus menunjukkan pertumbuhan penjualan yang paling tinggi,” ujar Bacelius dalam siaran pers yang diterima koranproperti.com, Kamis (4/9/2025).

Lebih jauh, Ruru mengungkapkan, Fukuoka bukan hanya memberikan suntikan dana dalam proyek Podomoro Tenjo, tetapi juga akan menghadirkan pembangunan yang lebih inovatif, efisien yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Kolaborasi ini sebagai bukti dan komitmen Agung Podomoro dalam mewujudkan Podomoro Tenjo menjadi kota satelit mandiri yang bisa berperan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di lingkungan sekitarnya,” pungkas Bacelius.

Dalam lima tahun terakhir, Kota Podomoro Tenjo berhasil menarik minat konsumen, sehingga proyek ini mencatat pertumbuhan penjualan paling tinggi.

APLNSimak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Agung PodomoroAgung Podomoro LandAPLNBacelius RuruBaliBandungBEIBerita Agung Podomoro LandBerita PropertiBerita Properti Hari IniBika Co. LtdBukit Podomoro JakartaBursa Efek IndonesiaFukuoka ConsortiumHotel Sofitel Bali Ubud ResortJakartaKarawangKlaster EdelweissKlaster MahoganyKoranproperti.comKumpulan Berita Agung Podomoro LandKUSKyushu Leasing Service Co. LtdLiputan PropertiNoer IndradjajaParkland Podomoro KarawangPaul ChristianPenjualan Aset APLNPodomoro Park BandungPodomoro TenjoPT Agung PodomoroPT Agung Podomoro Land Tbk.(APLN)PT Hartons Property DevelopmentPT Karya Pratama PropertindoPT Kencana Unggul SuksesPT Puri Dibya PropertyTim Redaksi
Previous Post

Bidik Koridor Ekonomi REBANA Metropolitan, Proyek Properti Metland Kertajati Antara Harapan dan Tantangan 2026

Next Post

Risland Topping off Tower Barberry, Hunian ‘Jangkung’ Ini Membetot Perhatian Kelas Menengah Tangerang

Next Post
Alam Sutera

Risland Topping off Tower Barberry, Hunian 'Jangkung' Ini Membetot Perhatian Kelas Menengah Tangerang

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti