BSD City telah berkembang menjadi kawasan yang sukses mengintegrasikan antara institusi pendidikan, komunitas bisnis, dan ekosistem digital dalam satu lingkungan terpadu.
KoranProperti.com (Serpong) – Kawasan BSD City, Serpong, semakin mengukuhkan posisinya sebagai “Silicon Valley” Indonesia. Untuk menjawab tingginya adopsi teknologi di tanah air, raksasa properti Sinar Mas Land (SML) resmi menggandeng UD IMPACT untuk meluncurkan AI Entrepreneurship Academy.
Kolaborasi strategis ini diproyeksikan akan menjadi generator talenta digital, sekaligus inkubator startup berbasis kecerdasan buatan (AI) pertama yang terintegrasi di dalam kawasan mandiri dan terpadu.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land Irawan Harahap bersama Director of Indonesia UD IMPACT Inc. Dion Park, di Biomedical Campus, BSD City, Selasa (19/5/2026).
Langkah ini menjadi tonggak sejarah bagi ekosistem properti tanah air, yaitu sebuah kawasan hunian kini bertransformasi menjadi episentrum riset dan bisnis teknologi.
Bagi Sinar Mas Land, inisiatif ini merupakan bagian dari visi besar pengembangan Integrated Smart Digital City. Irawan menegaskan bahwa kehadiran AI Entrepreneurship Academy akan memperkuat program mBrace (Make BSD Research and AI Center of Excellence).
“BSD City telah berkembang menjadi kawasan yang mempertemukan institusi pendidikan, komunitas bisnis, dan ekosistem digital dalam satu lingkungan yang terintegrasi. Kehadiran program ini membuktikan bahwa infrastruktur dan talenta di BSD City, mampu melahirkan solusi teknologi yang berdampak nyata,” kata Irawan dalam siaran pers resmi yang diterima koranproperti.com, Kamis (21/5/2026).
Program ini tidak hanya menyasar para profesional, tetapi juga merangkul basis intelektual yang sudah ada di kawasan itu.
Pada kuartal ketiga (Q3) 2026, akademi ini akan memulai debutnya lewat BSD City AI Hackathon yang melibatkan mahasiswa dari universitas ternama di area BSD, seperti Universitas Prasetiya Mulya, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, dan Monash University Indonesia.
Daya tarik utama dari kerja sama ini adalah jembatan menuju pasar internasional. Dion Park mengungkapkan bahwa tim-tim terbaik hasil inkubasi di BSD City, akan mendapatkan akses ke Asia Growth Track mulai tahun 2027 mendatang.
Data Intensif Teknologi AI
“Kami memberikan akses langsung ke jaringan Korea melalui TIPS Town, Jepang melalui Underdogs Tokyo, hingga India. Ini adalah dukungan market entry agar startup Indonesia siap bersaing di tingkat regional,” jelas Dion.
Peserta akan melewati kurikulum intensif selama empat minggu, mulai dari pre-camp hingga pembuatan Minimum Viable Product (MVP).

Selain hackathon, tersedia pula “Regular Startup Program” yang terbuka bagi publik untuk memastikan inovasi AI tidak hanya berhenti sebagai ide, tetapi menjadi unit usaha yang berkelanjutan dan bankable.
BACA INI: Hunian Botanic Villa at NavaPark BSD City Seharga Rp89 Miliar Per Unit, Siapa Sih Pangsa Pasarnya?
Sebagai tuan rumah, BSD City menyediakan infrastruktur kelas dunia untuk mendukung kebutuhan data intensif dari teknologi AI.
Di atas lahan seluas 6.000 hektare, kawasan ini telah dilengkapi jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT) secara masif, hingga sistem pemantauan kawasan berbasis data.
Sinergi antara infrastruktur fisik yang mumpuni dengan ekosistem pendidikan dan teknologi digital modern, akan menjadikan BSD City lebih dari sekadar kawasan hunian. Kini BSD City menjadi aset strategis nasional, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di kancah Asia Tenggara.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com


