• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
Advertisement
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus

Tata Kelola Ruang Kerja Perkantoran Premium Semakin Strategis, Workplace Faktor Penentu Daya Saing Bisnis

Tim Redaksi by Tim Redaksi
March 8, 2026
in Liputan Khusus
0
Bisnis

Ilustrasi: Ruang kerja perkantoran modern (Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Survei terbaru JLL Indonesia menunjukkan hampir 90 persen karyawan Indonesia memiliki sentimen positif terhadap kerja di kantor, jauh di atas rata-rata global yang berada di angka 72 persen.

KoranProperti.com (Jakarta) – Strategi Workplace mendadi faktor penentu daya saing bisnis di Indonesia. Perubahan pola kerja pascapandemi mendorong peran pengelolaan ruang kerja perkantoran menjadi semakin penting dan strategis

Hal itu dilaporkan JLL Indonesia dari hasil temuan terbaru, Workforce Preference Barometer yang menunjukkan bahwa Indonesia menjadi pemimpin global dalam penerapan kebijakan kembali ke kantor.

Kepala Departemen Office Leasing JLL Indonesia Rosari Chia menyebut, perubahan ekspektasi tenaga kerja telah mengubah cara perusahaan memandang kantor secara fundamental.

“Kini, perusahaan melihat kantor bukan lagi sekadar tempat bekerja, tetapi sebagai aset strategis yang berperan langsung dalam produktivitas, inovasi, dan daya saing bisnis.” ujar Rosari.

Lebih lanjut, Chia menjabarkan, permintaan terhadap ruang berkualitas tinggi terus meningkat, karena perusahaan membutuhkan workplace yang mampu mendukung eksistensi karyawan.

“Kolaborasi, pengalaman karyawan, juga identitas kantor, secara tidak langsung mendukung strategi jangka panjang organisasi,” jelasnya.

Dengan meningkatnya kehadiran pekerja ke kantor dan berubahnya ekspektasi tenaga kerja, perusahaan dituntut menata ulang strategi ruang kerja, agar selaras dengan kebutuhan bisnis masa depan.

BACA INI: Lintasan Sejarah Selama 16 Tahun, Summarecon Bekasi Bertransformasi Menjadi Kota Metropolitan

Workforce Preference Barometer JLL merupakan survei global yang melibatkan 3.100 pekerja di sembilan pasar Asia Pasifik dari berbagai sektor, termasuk jasa keuangan, teknologi, manufaktur, dan institusi publik.

Survei ini juga mencakup 150 responden korporasi di Indonesia, yang hasilnya diharapkan dapat menjadi acuan bagi penyewa dan investor dalam menyusun strategi properti komersial.

Temuan lain JLL Indonesia juga melaporkan, kini corporate real estate semakin terintegrasi dengan kebijakan sumber daya manusia, terutama dalam mendukung produktivitas, pengalaman karyawan, dan desain organisasi kerja hybrid.

Dinamika Pasar Perkantoran 

Saat ini, Indonesia memimpin tren global kembali ke kantor. Permintaan gedung premium diproyeksikan meningkat. Temuan riset JLL Workforce Preference Barometer menunjukkan bahwa sebanyak 87 persen karyawan korporasi di Indonesia, kini bekerja di bawah mandat return-to-office (RTO).

RTO atau skema hybrid terstruktur di Indonesia, tertinggi di dunia dan hampir dua kali rata-rata Asia Pasifik. Temuan ini menegaskan perubahan penting dalam dinamika pasar perkantoran nasional seiring meningkatnya kembali aktivitas kerja fisik dan pulihnya permintaan, terhadap ruang kantor berkualitas tinggi, khususnya di gedung perkantoran premium di Jakarta.

Bisnis
Ilustrasi: ruang kerja perkantoran modern (Foto: Ist)

Permintaan ruang kantor pada kuartal IV 2025 tercatat sebagai yang terkuat sejak kuartal III 2019. Dengan tidak adanya tambahan pasokan baru hingga 2028, ruang perkantoran yang tersedia di gedung premium di Jakarta, diperkirakan semakin terbatas dalam beberapa tahun ke depan.

BACA INI: Perang Terbuka AS Plus Israel Versus Iran Berpotensi Bikin Cicilan KPR Naik, Waduh Gimana Nih!

Menurut James Taylor, Kepala Departemen Riset JLL Indonesia, tren ini menjadi sinyal positif bagi siklus pasar perkantoran.

“Indonesia menunjukkan momentum pemulihan yang kuat. Tingginya kebijakan kembali ke kantor mulai mengurangi tingkat kekosongan, terutama di gedung Grade A. Dengan pasokan baru yang terbatas dalam beberapa tahun ke depan, perusahaan yang membutuhkan ruang berkualitas tinggi perlu mengambil keputusan lebih cepat untuk mengamankan lokasi strategis,” ujarnya.

Survei terbaru menunjukkan hampir 90 persen karyawan Indonesia memiliki sentimen positif terhadap kerja di kantor, jauh di atas rata-rata global yang berada di angka 72 persen.

Sebanyak tiga perempat pekerja kantor di Indonesia, juga menilai kolaborasi tatap muka membuat mereka bekerja lebih efektif, dibandingkan rata-rata global yang hanya 50 persen. Bahkan, lebih dari separuh responden menyatakan preferensi bekerja langsung dari tempat kerja perusahaan.

Namun, meningkatnya kehadiran karyawan di kantor turut diiringi ekspektasi baru. Sekitar dua pertiga pekerja Indonesia menginginkan peningkatan fasilitas kantor, sebagai imbal balik atas kehadiran mereka jauh lebih tinggi dibanding rata-rata global yang hanya 39 persen.

Kesiapan tenaga kerja di Indonesia dalam menghadapi era kecerdasan buatan (AI) juga dinilai lebih unggul dibanding negara lain di kawasan Asia Pasifik. Sekitar 76 persen pekerja Indonesia tercatat telah menerima pelatihan penggunaan aplikasi berbasis AI, angka ini tertinggi di antara pasar regional.

Sebagian besar karyawan dari generasi muda, khususnya Gen Z di kawasan Asia Pasifik, merasa telah mendapatkan pelatihan yang memadai untuk menggunakan teknologi AI. Sebaliknya, hanya sekitar 15 persen pekerja berusia di atas 50 tahun yang masih merasa memiliki tingkat kesiapan serupa. Kondisi ini memunculkan risiko, sebagian kelompok tenaga kerja di Indonesia tertinggal dalam proses transformasi digital.

BisnisSimak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com 

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: AIAsia PasifikBerita JLL IndonesiaBerita PropertiBerita Properti Hari IniBerita Properti TerbaruBerita Properti TerkiniGen ZJames TaylorJLL IndonesiaKaryawanKecerdasan BuatanKoranproperti.comKumpulan Berita JLL IndonesiaKumpulan Berita PropertiKumpulan Berita Properti Hari IniKumpulan Berita Properti TerbaruKumpulan Berita properti TerkiniKumpulan Media Online PropertiKumpulan Media Properti IndonesiaKumpulan Media Properti TerpopulerKumpulan Portal Properti IndonesiaKumpulan Tren PropertiLiputan KhususMedia Online PropertiMedia Properti IndonesiaMedia Properti TerpopulerPerkantoran Grade APerkantoran IndonesiaPerkantoran JakartaPerkantoran PremiumPermintaan Ruang KantorPortal Properti IndonesiaPropertiProperti KomersialReturn to OfficeRosari ChiaRTORuang KerjaRuang Kerja PerkantoranSurvei Global JLL IndonesiaTenaga KerjaTim RedaksiTren PropertiWorkforce Preference BarometerWorkplace
Previous Post

Beritakota.id Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahim dan Kolaborasi 

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti