Tepatnya, Minggu, 21 Desember 2025 di Desa Aek Parombunan, Sibolga Selatan, ada momentum bersejarah yang penuh isak tangis haru warga korban bencana Sumatera, ketika Yayasan Buddha Tzu Chi melakukan prosesi groundbreaking pembangunan rumah Cinta Kasih Tzu Chi untuk korban terdampak bencana Sumatera.
KoranProperti.com (Sibolga) – Kepedulian sosial bos besar Agung Sedayu Group (ASG) Sugianto kusuma atau Aguan tak diragukan lagi. Sosok konglomerat papan atas nasional, sekaligus raja properti Pantai Indah Kapuk (PIK) ini, terus berpartisipasi aktif tak kenal lelah, dalam membantu masyarakat korban terdampak bencana alam di Sumatera.
Bencana alam besar belum lama ini terjadi di Aceh, Sumatera Barat, serta Sumatera Utara. Tak sedikit korban jiwa dan materi yang dialami masyarakat Sumatera. Peristiwa itu sangat menyayat hati publik nasional menjelang tutup tahun 2025.
Aguan yang dikenal sebagai figur dermawan dan penuh perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, tak tinggal diam, dia langsung mengirimkan bantuan sosial melalui Yayasan Buddha Tzu Chi.
Seperti diketahui, Aguan memegang jabatan penting di Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yaitu sebagai Wakil Ketua Yayasan. Dia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan Tzu Chi sejak tahun 2002 lalu. Aguan menjadi motor penggerak aksi-aksi sosial seperti bantuan bencana dan pembangunan rumah bagi warga kurang mampu, menjalankan misi cinta kasih universal yang ditekankan pendiri Tzu Chi, Master Cheng Yen.
Melalui sebuah visi “Rumah Cinta Kasih”, Yayasan Buddha Tzu Chi tampil membangun 2500 hunian tetap bagi korban bencana di Sumatera. Adapun hunian yang akan dibangun berjumlah 2.500 unit yang meliputi 1.000 unit di wilayah Aceh, 500 unit di Sumatera Barat, dan 1.000 unit di Sumatera Utara.
BACA INI: Ini Gebrakan Dahsyat Aguan, Siap Renovasi 2.000 Unit Rumah di Pulau Jawa
Tepatnya, hari Minggu, 21 Desember 2025, di Desa Aek Parombunan, Sibolga Selatan, ada momentum bersejarah yang penuh isak tangis haru warga, ketika Yayasana Buddha Tzu Chi melakukan prosesi groundbreaking pembangunan perumahan Cinta Kasih Tzu Chi, bagi masyarakat korban bencana alam Sumatera.
Sebanyak 2.500 hunian segera dibangun di atas lahan seluas 80 meter persegi. Untuk setiap unitnya, akan berdiri 200 unit rumah tipe 36 yang menjadi bagian dari janji suci Buddha Tzu Chi untuk bencana alam Sumatera.
Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei mengatakan, Buddha Tzu Chi memiliki visi dan misi bantuan sosial kemanusiaan melalui program jangka pendek, menengah, dan panjang.
Empat Misi Yayasan Buddha Tzu Chi
“Hunian ini dibangun, agar para warga korban bencana alam dapat segera kembali memiliki rumah dan menata kehidupan. Dalam waktu yang semakin dekat dengan Hari Raya Idul Fitri 2026, kami berharap para korban bencana alam dapat hidup tenang. Dengan dukungan dari Pengusaha Peduli NKRI, Tzu Chi memastikan, setiap rumah sudah dilengkapi dengan fasilitas umum yang mendukung ekosistem sosial yang sehat,” ungkap Liu Su Mei.

Selain itu, sambung Liu, Buddha Tzu Chi juga mendistribusikan beras, air mineral, hingga makanan hangat. Per tanggal 14 Desember 2025, bantuan telah menjangkau 47.845 jiwa melalui 79 titik lokasi.
Liu memaparkan, Buddha Tzu Chi selalu fokus dalam membantu korban bencana alam di mana pun di seluruh Indonesia, melalui filosofi Trilogi Kemanusiaan yang telah teruji sejak bencana tsunami Aceh tahun 2004 dan bencana gempa bumi Palu, Sulawesi tahun 2018 lalu.
BACA INI: Aguan Ekspansi Renovasi RTLH di Bandung, Menteri PKP Ikut-ikutan Sibuk
“Buddha Tzu Chi juga fokus menangani kesehatan masyarakat terdampak bencana alam, melalui Tzu Chi International Medical Association (TIMA), dengan menerjunkan para dokter dan perawat relawan untuk mengobati dan menjaga kesehatan korban, disertai pembersihan fasilitas umum di lingkungan dan lokasi pascabencana,” tandas Liu.
Perlahan tetapi pasti, warga Pulau Sumatera kembali menata kehidupan untuk menyongsong masuknya tahun baru 2026. Masyarakat terdampak bencana mulai kembali aktif melakukan aktivitas sehari-hari dengan penuh semangat, diiringi senyum kebahagiaan.
Yayasan Buddha Tzu Chi merupakan organisasi sosial kemanusiaan internasional non-pemerintah dari Taiwan, didirikan Master Cheng Yen tahun 1966. Yayasan ini berfokus pada 4 Misi Utama (Amal, Kesehatan, Pendidikan, Budaya Humanis) dan 8 Jejak Langkah (Pelestarian Lingkungan, Donor Sumsum Tulang, Relawan Komunitas, Bantuan Internasional).
Yayasan Buddha Tzu Chi memegang prinsip cinta kasih universal tanpa memandang suku, agama, ras, atau negara, serta bertujuan meringankan penderitaan masyarakat dunia dengan menginspirasi kebajikan untuk semua.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com


