Pengunjung dan calon penumpang Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Dukuh Atas, Jakarta Pusat, kini dapat merasakan sensasi nikmat melakukan selfi di area photobooth, sekaligus membeli merchandise eksklusif MRT, sembari mencicipi kuliner buatan lokal. Buruan ke sini!
KoranProperti.com (Jakarta) – Outlet Merchandise Tahilalats Station yang berada di persimpangan terowongan MRT Dukuh Atas, antara terowongan Kendal dan Jalan Blora, baru saja diresmikan. Keberadaannya langsung bikin heboh para pengunjung dan penumpang MRT.
Outlet Tahilalats Station menjadi salah satu destinasi wisata menarik bagi masyarakat urban, ekspatriat dan wisatawan domestik yang suka naik MRT, baik saat menuju kantor, maupun sekadar jalan-jalan berkeliling kota Jakarta yang terkenal padat dan bising.
Outlet ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 pagi sampai 23.00 malam. Masyarakat yang masuk ke sini, berkesempatan membeli merchandise, seperti kaus, coaster, passkey, pin set, stiker, allride charm, totebag, notebook, photobook, key chain, folding bag, serta memanfaatkan layanan photobox untuk berfoto. Selain itu, tersaji juga aneka kuliner buatan lokal yang enak, dan harganya murah meriah guys.
Outlet Tahilalats hadir, berkat kerja bareng alias kolaborasi antara PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama kreator komik Tahilalats. Peresmikan outlet Tahilalats Station, dilakukan, Rabu lalu (14/1/2026).
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam sambutannya saat peresmian mengatakan, dia sangat mengapresiasi kinerja PT MRT Jakarta (Perseroda).
“Keberadaan outlet ini secara langsung telah memberi ruang kepada intellectual property lokal, khususnya Jakarta, untuk masuk ke pasar nasional maupun internasional,” kata Teuku dalam siaran pers resmi, Senin (19/01/2026).
Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno alias ‘Si Dul’ menyatakan, kehadiran outlet merchandise Tahilalats Station diharapkan, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan stasiun MRT Jakarta.
Titik Pertemuan Moda Transportasi Jakarta
“Kerja sama ini dalam upaya mendukung karya kreator lokal dan semoga dapat menginspirasi kalangan seniman, serta kreator lokal lainnya untuk hadir di ruang-ruang publik seperti ini. Kolaborasi ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global,” tandas Rano.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menuturkan, hadirnya Tahilalats Station merupakan upaya pihaknya untuk menghadirkan pengalaman yang unik, menarik dan lengkap bagi pelanggan MRT Jakarta serta pengguna transportasi publik lainnya.

“Peresmian outlet Tahilalats Station ini memiliki makna yang lebih luas, bagi pelanggan MRT Jakarta dan pengguna transportasi umum,” tukas Tuhiyat.
Tuhiyat memaparkan, Stasiun Dukuh Atas BNI memiliki tingkat lalu lintas pelanggan yang sangat tinggi. Jumlah penumpangnya mencapai sekitar 25.000 pelanggan per hari pada tahun 2025 lalu, atau 650.000 sampai 700.000 pelanggan per bulan.
BACA INI: Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara, Jakpro Siap Transformasi Sejumlah Proyek Properti Besar di Jakarta
“Bulan Desember tahun 2025 lalu, jumlah penumpangnya lebih dari 781.000 pelanggan. Pihak MRT Jakarta juga siap bekerja sama dengan industri kreatif lokal lainnya,” tambahnya.
Perlu diketahui, saat ini stasiun MRT Dukuh Atas menjadi titik pertemuan lima moda transportasi publik di Jakarta, yaitu MRT Jakarta, LRT Jabodebek, commuter line, Transjakarta, serta rencana perpanjangan LRT Jakarta.
Setelah Jakarta alias Kota Betawi tidak lagi menjadi ibu kota Indonesia (pindah ke IKN), maka semua infrastruktur serta kebijakan maupun regulasi yang terkait dengan pembangunan Jakarta, dipastikan akan mengalami evaluasi dan perubahan secara menyeluruh.
Hal itu dilakukan dengan tujuan, agar Jakarta menjelma menjadi kota global modern yang mampu memenuhi kebutuhan sektor bisnis dan ekonomi yang sudah berkembang sejak lama (saat Jakarta menjadi ibu kota negara).
Selain itu, Jakarta juga telah bertransformasi menjadi kota ramah lingkungan berkelanjutan yang sekarang ini telah menjadi tren, atau simbol sejumlah kota-kota besar lainnya, di berbagai belahan dunia.
Berkaitan dengan transformasi Kota Jakarta, Gubernur Jakarta Pramono Anung telah menunjuk BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro), untuk memimpin perubahan Jakarta.
“Saya berharap Jakpro memiliki daya saing kuat dalam mengelola proyek-proyek baru dan besar di Jakarta, maupun sejumlah proyek properti yang sudah ada sebelumnya,” kata mas Pram.
Turut hadir dalam seremonial peresmian Tahilalats Station, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kepala Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat, serta kreator Tahilalats Nurfadli Mursyiding.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com


