• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
Advertisement
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Properti

Begini Strategi INPP Dalam Memperkuat Ekosistem Industri Properti, Targetkan Pendapatan Sampai 10 Persen

Tim Redaksi by Tim Redaksi
April 13, 2026
in Liputan Properti
0
INPP

Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia Anthony P. Susilo (Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Strategi menggabungkan fungsi hunian, perkantoran, ritel, hotel dan hiburan dalam satu kawasan yang terintegratif merupakan langkah brilian INPP dalam menciptakan ekosistem properti.

KoranProperti.com (Jakarta) – Setiap pengembang properti (residensial & komersial), memiliki strategi masing-masing, untuk memperkuat ekosistem industri properti nasional yang penuh dengan tantangan.

Selain untuk memperkuat ekosistem industri properti nasional, strategi bisnis pengembang juga sangat penting dan diperlukan, untuk memperkokoh eksistensi perusahaan, saat menghadapi persaingan tajam antarpengembang properti.

Pada umumnya, strategi pengembang dalam memperkuat ekosistem bisnis properti perusahaannya ialah dengan cara lebih berfokus pada kolaborasi, adaptasi teknologi, inovasi produk, dan optimalisasi kebijakan Pemerintah.

Untuk melahirkan strategi jitu, pengembang wajib melakukan kolaborasi sinergis dengan sejumlah instansi yang terkait dengan sektor properti, seperti lembaga keuangan untuk pembiayaan, dan antarsesama pengembang untuk mempercepat pencapaian target proyek.

Metode lain yang juga berfungsi untuk memperkuat fundamental perusahaan adalah mengoptimalisasikan berbagai kebijakan dan insentif dari Pemerintah, di antaranya memanfaatkan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga tahun 2027, serta penurunan suku bunga acuan, untuk mendorong daya beli masyarakat dan permintaan properti.

BACA INI: Strategi Dibalik TRIN Akuisisi Prime Land, Siap Garap Proyek Ini dengan Target Market Baru

Saat ini, sejumlah pengembang juga sudah melakukan inovasi produk dan menggelar diversifikasi bisnis, mulai dari hunian tapak hingga kawasan industri, serta berfokus pada pengalaman konsumen (customer experience).

Strategi ini bertujuan untuk menyeimbangkan risiko dan menangkap peluang di berbagai segmen pasar properti. Pengembang juga harus mampu beradaptasi dengan gaya pemasaran digital, social media marketing, dan tour virtual untuk menjangkau pembeli secara lebih efektif.

Dalam 5 tahun terakhir ini, beberapa pengembang sudah mulai mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG) untuk meningkatkan daya saing dan nilai investasi jangka panjang perusahaan.

INPP Menuju Lifestyle Developer

PT Indonesian Paradise Property Tbk (Paradise Indonesia/INPP) sebagai salah satu pengembang papan atas di Indonesia, tampak semakin mempertegas strateginya dengan melakukan berbagai inovasi dan terobosan terbaru.

Adapun strategi INPP itu, tercantum dalam 4 kategori besar yaitu pertama, berfokus pada segmen pasar Middle-up (menengah ke atas), kedua, pengembangan skala Mid-size (menengah), ketiga, penerapan konsep Mixed-Use Property (kawasan terpadu/township), dan keempat, pemilihan lokasi pengembangan properti hanya di kota-kota besar di Indonesia.

INPP
Proyek Antasari Place, Jakarta Selatan (Foto: Ist)

Berdasarkan 4 strategi inilah, manajemen INPP pada tahun 2026 ini, berani menargetkan pertumbuhan pendapatan di kisaran 5 persen hingga 10 persen. Kini perusahaan juga terus memperkuat profitabilitasnya melalui transformasi portofolio yang diarahkan untuk meningkatkan recurring income (pendapatan berulang) hingga di atas 75 persen pada tahun 2026 ini.

BACA INI: Dua Properti Komersial Baru Hadir di Kawasan Park Serpong, LippoLand Sebut Peluang Besar Multi Bisnis

Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia Anthony P. Susilo pernah mengatakan, transformasi perusahaan menuju lifestyle developer adalah sebuah keharusan.

Dibandingkan dengan pengembang lain yang sekelas, INPP tetap berpegang teguh untuk tetap fokus pada pasar menengah ke atas. Segmen pasar ini terbukti, memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat, saat terjadi krisis ekonomi. Sedangkan pengembang lain, terus berlomba-lomba mengembangkan properti untuk segmen atas.

Strategi mixed-use property yang dilakukan INPP, adalah dengan menggabungkan fungsi hunian, ritel, perkantoran, hotel dan hiburan dalam satu kawasan. Ini jelas merupakan langkah dan strategi brilian INPP dalam menciptakan ekosistem properti yang terintegrasi.

Salah satu proyek INPP yang berhasil menerapkan konsep mixed-use property yaitu proyek Antasari Place, Jakarta Selatan yang terintegrasi dengan Citadines Antasari, serta perluasan 23 Paskal Shopping Center di Bandung yang langsung berkontribusi pada profitabilitas portofolio INPP.

Konsep mixed-use property adalah konsep pembangunan satu gedung atau kawasan terpadu yang menggabungkan tiga fungsi sekaligus yaitu hunian, perkantoran, ritel, hotel, dan hiburan secara terintegrasi. Konsep ini bertujuan meningkatkan efisiensi mobilitas, menciptakan kawasan mandiri yang praktis, serta memaksimalkan penggunaan lahan terbatas di perkotaan.

“Kami selalu bertanya bukan hanya apa yang possible, tetapi apa yang probable, executable, yang pada akhirnya profitable,” papar Anthony mengungkapkan filosofi strategi perusahaannya.

Anthony juga pernah bilang, pengembang yang relevan tidak selalu berarti menjadi yang terbesar secara fisik, melainkan menjadi yang paling disiplin dalam membangun dan mengelola nilai properti.

INPPSimak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dan informasi seputar dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda selalu update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Anthony P. SusiloBerita INPPINPP)Kumpulan Berita INPPParadise IndonesiaPT Indonesian Paradise Property Tbk
Previous Post

Mal Elit di Jakarta Diserbu Pengusaha Kuliner, Persaingan Bisnis F&B Semakin Tajam Memburu Golongan Sultan  

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti