Sejumlah developer yang aktif dalam mengembangkan hunian super premium di Cimanggis, sampai saat ini sukses ‘mengunci’ dua segmen konsumen yaitu golongan sultan dan kelompok ekspatriat. Dua segmen ini, dipastikan mencari hunian mewah yang hijau (healthy living) dan berkelanjutan dengan luas lahan mulai dari 202 meter persegi hingga 625 meter persegi.
KoranProperti.com (Cimanggis) – Peta pergerakan pasar properti residensial di wilayah penyangga Kota Jakarta sedang mengalami pergeseran kurva signifikan. Keterbatasan lahan matang di jantung ibu kota, seperti Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, mulai memaksa kelompok masyarakat kelas menengah atas hingga premium untuk melirik kawasan suburban.
Kini, konsumen elit semakin selektif dalam membidik kawasan yang memiliki kepadatan penduduk rendah (low-density) dan menawarkan keunggulan konektivitas, sekaligus jaminan keamanan maksimal. Fenomena ini meredefinisi fungsi hunian, dari tempat beristirahat komunal menjadi “benteng pertahanan” kenyamanan mandiri.
Merespons dinamika kebutuhan itu, pelaku industri properti di koridor Cimanggis bergerak taktis, salah satunya adalah Ateraland Group yang melakukan penyesuaian portofolio di kawasan perumahan mewah mereka, melalui pengenalan unit hunian terbaru Tipe F di Garden Residence at Emeralda Golf. Hunian ini ditawarkan dengan harga sekitar Rp3,5 miliaran per unit.
Tipe F hadir mengadopsi dimensi luas bangunan 155 meter persegi di atas tanah seluas 162 meter persegi. Desain rumah dua lantai ini, merefleksikan perubahan sudut pandang konsumen premium yang kini lebih realistis dan mengutamakan efisiensi.
General Manager Ateraland Group Andika Seto menuturkan bahwa produk ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan ruang vertikal optimal, tanpa mengorbankan luas bentang tanah perimeter luar.
BACA INI: Nyari Rumah di Depok? Nih Hunian Ecogreen Buat Masyarakat Urban
“Tipe F hadir untuk melengkapi pilihan hunian di kawasan ini. Konsumen premium saat ini lebih mengutamakan efisiensi pemanfaatan ruang vertikal dan kemudahan pemeliharaan fisik bangunan jangka panjang,” papar Andika dalam siaran pers resmi, Rabu (10/6/2026).
Selain desain bangunan, faktor keamanan internal menjadi magnet utama tingginya minat terhadap klaster perumahan kelas atas di kawasan suburban. Pola hunian berkonsep klaster tunggal (single cluster) yang terintegrasi dengan sistem pengawasan fisik internal, dinilai efektif mereduksi kerentanan terhadap potensi kriminalitas yang lazim terjadi di permukiman padat terbuka.
Akses Cepat Menuju Tol
Selain proteksi internal, posisi geografis Garden Residence at Emeralda Golf dinilai memberikan security benefit tambahan bagi mobilitas penghuni. Kawasan ini menempel langsung pada akses jalan bebas hambatan yang hanya berjarak sekitar satu menit dari gerbang Tol Cimanggis dan 15 menit dari Stasiun LRT Harjamukti.
Jarak tempuh yang pendek menuju jaringan jalan tol ini, secara mekanis meminimalkan risiko terjebak dalam kemacetan lokal di jalur arteri publik. Bagi kaum urban, kemacetan di jalur arteri, kerap menjadi titik rawan kejahatan terhadap kendaraan pribadi.

“Dengan dukungan fasilitas internal terpadu, serta posisi kawasan yang berbatasan langsung dengan hamparan lanskap terbuka lapangan golf, model pembangunan hunian ini diharapkan menjadi standar baru bagi ekosistem hunian modern,” tukas Andika.
Menurut laporan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia sekarang ini telah terjadi pergeseran selera konsumen dalam mencari hunian ke kawasan penyangga (suburban) ibu kota.
Rampungnya sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang konektivitas massal, menjadi pemicu utama eskalasi permintaan hunian mewah di koridor Jakarta, Bogor, Depok-Cimanggis, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
BACA INI: Gairah Properti Residensial Cirebon Memuncak, Ini Klaster Bergaya Resort Danau Pertama Ciputra Group
Sekarang, kawasan Cimanggis menjelma sebagai salah satu episentrum pertumbuhan baru. Integrasi jaringan infrastruktur raksasa seperti Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, Jalan Tol Jagorawi, serta moda transportasi rel LRT Jabodebek, terbukti berhasil memangkas waktu tempuh logistik manusia menuju pusat bisnis utama (Central Business District) di Jakarta.
Dalam lima tahun terakhir ini, Cimanggis berkembang pesat menjadi magnet properti premium. Wilayah ini diprediksi akan mengalami lonjakan nilai investasi, berkat akses tol yang terintegrasi, konsep kota mandiri (township), dan peluncuran klaster kelas atas yang harganya mencapai miliaran rupiah.
Saat ini harga rumah segmen menengah-atas di Cimanggis, bervariasi mulai dari Rp800 jutaan hingga Rp2 miliaran. Namun, untuk hunian super premium, harganya melesat di angka Rp5,5 miliaran hingga Rp28 miliaran per unit.
Semakin lengkapnya fasilitas sosial dan umum yang berskala kota, maka nilai properti di area ini diprediksi tumbuh konsisten sebesar 5 persen hingga 10 persen setiap tahunnya.
Sejumlah pengembang yang aktif dalam mengembangkan hunian super premium di Cimanggis, sampai saat ini sukses ‘mengunci’ dua segmen konsumen yaitu golongan sultan dan kelompok ekspatriat.
Dua segmen ini, dipastikan akan mencari hunian hijau (healthy living) dan berkelanjutan dengan luas lahan mulai dari 202 meter persegi hingga 625 meter persegi.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terkini dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.


