Banyak yang mengira bahwa kerja sama ini hanya taktik sementara untuk satu-dua proyek konstruksi. Namun, masuknya Trisula Group ke dalam struktur kepemilikan PT Easton Urban Kapital, ternyata jauh lebih besar. Dua kekuatan industri properti ini resmi bersinergi, mengawinkan kelincahan desain hunian dengan manajemen aset kelas kakap untuk mendobrak pasar properti urban yang lebih agresif dan transparan.
KoranProperti.com (Jakarta) – Peta persaingan industri properti tanah air mulai memasuki babak baru. Pengembang properti segmen butik PT Easton Urban Kapital resmi melakukan perombakan struktur kepemilikan strategis, menyusul masuknya konglomerat investasi domestik Trisula Group sebagai pemegang saham baru.
Konsolidasi modal yang disepakati, Selasa (9/6/2026) lalu ini, bukan hanya sekadar suntikan dana segar. Langkah besar ini dirancang untuk memperkuat tata kelola perusahaan (good corporate governance), sekaligus menjadi bahan bakar jangka panjang bagi ekspansi bisnis Easton di pasar makro.
Aliansi ini sekaligus menegaskan tren baru di sektor properti, yaitu pengembang spesialis mulai bersandar pada ekosistem konglomerasi, demi mempertebal daya tahan dan daya saing pasar.
Sebagai catatan, Trisula Group merupakan raksasa bisnis dengan portofolio gurita, mulai dari manufaktur tekstil, ritel fesyen, hingga manajemen properti dan perhotelan kelas kakap, seperti kawasan Ciputra International.
Direktur Utama Easton Group William Liusudarso menegaskan bahwa masuknya Trisula Group bukanlah kerja sama taktis yang bersifat sementara, atau terbatas pada satu-dua proyek konstruksi belaka.
“Kami memiliki visi jangka panjang untuk membangun Easton menjadi institusi yang kuat dan berkelanjutan. Hari ini adalah tentang dua institusi yang memiliki visi yang sama untuk membangun perusahaan yang lebih kuat, lebih profesional, dan memberikan dampak yang lebih besar,” ujar William dalam siaran pers resmi, Kamis (25/6/2026).
Seperti diketahui, selama ini Easton berfokus pada hunian tapak dan townhouse eksklusif di kawasan penyangga Jakarta. Pada 2026 ini, Easton juga sedang memasarkan kawasan hunian dan komersial premium hasil kolaborasi bersama pengembang asal Jepang.
Adapun daftar hunian prestisius Easton yang menjadi sorotan di antaranya ialah proyek kolaborasi bersama Anabuki Group di Ciputat & Serpong, yaitu perumahan di daerah Babakan, Tangerang Selatan (luas lahan 1,2 hektare, hanya diproduksi 82 unit, harga mulai dari Rp1,6 miliaran).
Kemudian, proyek Provenance House (Serpong, Tangerang Selatan) yaitu townhouse eksklusif yang terdiri dari 23 unit dan dirancang oleh Tamara Wibowo Architects. Hunian ini dilengkapi dengan fasilitas area komunal seperti kolam renang, gym, dan lounge. Harga unitnya dipasarkan mulai dari Rp1,58 hingga Rp 2,34 miliaran.
Desain Hunian Urban
Kinary House (Serpong, Tangerang Selatan) juga merupakan proyek properti prestisius Easton yaitu sebuah hunian hidden gem yang berada di kawasan Serpong dengan konsep resor tropis bernuansa villa Bali dengan jumlah 48 unit.
Dengan masuknya investor baru ini, diharapkan Easton langsung tancap gas dalam mempercepat audit keuangan yang transparan, serta memangkas inefisiensi pada rantai pasok material pembangunan mereka.
Menariknya, sinergi ini berdiri di atas rekam jejak kerja sama nyata yang sudah teruji di beberapa proyek sebelumnya. Hal ini sengaja dilakukan untuk meminimalkan risiko benturan budaya kerja antarorganisasi.

Direktur Utama PT Cipta Damai Mandiri (anggota Trisula Group) Jastin Iskandar memaparkan, kejelasan visi bersama ini menjadi “lampu hijau” utama dieksekusinya investasi. Menurutnya, mengawinkan kelincahan (agility) Easton dalam mendesain hunian urban dengan jam terbang Trisula di bidang manajemen aset, akan melahirkan keunggulan kompetitif yang kuat.
“Dengan memadukan pengalaman Easton sebagai pengembang properti, dan komitmen Trisula Group terhadap tata kelola perusahaan yang baik, kerja sama ini diharapkan mampu membuka berbagai peluang pengembangan bisnis yang inovatif, memperkuat posisi perusahaan di industri properti,” papar Jastin.
BACA INI: Kejutan Aksi Borong Saham, REAL Fokus Kembangkan Properti dan Infrastruktur Digital
Lewat kerja sama strategis ini, kedua belah pihak, siap membidik pasar hunian ramah lingkungan dan efisien, sekaligus menyajikan alternatif investasi properti baru yang ditopang oleh akuntabilitas hukum yang jelas bagi konsumen.
Masuknya Trisula Group ke Easton Urban Kapital, bukan hanya sekadar transaksi di atas kertas, melainkan sebuah perkawinan strategis yang saling melengkapi. Kolaborasi ini siap melahirkan standar baru di industri properti nasional, yaitu keberadaan hunian tidak hanya bertumpu pada estetika dan ramah lingkungan saja, tetapi juga sehat secara finansial dan bersih secara hukum.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com


