• Beranda
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
  • Beranda
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Beranda
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus

Kupas Tuntas Tren 2026, Begini Model Properti Pencetak Cuan Masa Depan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
July 22, 2026
in Liputan Khusus
0
Properti

Ilustrasi : Kawasan bisnis (CBD) Jakarta (Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Peta kekuatan pasar properti Jakarta berubah total. Penyewa tidak lagi berburu status, melainkan efisiensi dan konektivitas. Pengembangan kawasan hunian berbasis transit atau TOD menjelma menjadi magnet baru peta investasi properti Jakarta

KoranProperti.com(Jakarta) – Perkembangan dan pertumbuhan properti di dalam kawasan Transit-Oriented Development (TOD) atau pembangunan berorientasi transit di Jakarta, telah mengalami transformasi fundamental, bergeser dari sekadar wacana tata kota, menjadi pencetak nilai (value creator) utama di pasar properti.

Berdasarkan dinamika dan laporan riset pasar properti terbaru, perkembangan dan pertumbuhan properti berbasis TOD di Jakarta telah mengalami proses panjang.

Secara historis, daya tarik aset properti (terutama perkantoran dan hunian) sangat bergantung pada alamat prestisius atau lokasi di pusat kawasan bisnis (CBD). Namun, tren terkini menunjukkan perubahan besar, yaitu CBD masa depan tidak lagi dinilai semata-mata dari nama jalan atau kawasan, melainkan dari seberapa baik kawasan itu menghubungkan masyarakat, bisnis, dan peluang aktivitas harian.

Kemudian, perusahaan/penyewa (occupiers) juga semakin selektif. Konektivitas dengan moda transportasi massal (MRT, LRT, KRL, TransJakarta), kini diposisikan sebagai kebutuhan utama, untuk efisiensi operasional dan daya saing bisnis jangka panjang.

Perkembangan kawasan TOD memberi dampak berantai (multiplier effect) terhadap berbagai sub-sektor properti di sekitarnya, di antaranya dalam sektor perkantoran (Office) telah terjadi tren flight-to-quality, yaitu para penyewa aktif berburu gedung-gedung premium grade dan grade A yang menawarkan spesifikasi modern, fitur ramah lingkungan (sustainability), dan akses langsung/dekat ke hub transit.

BACA INI: Properti Jakarta 2026: Okupansi Perkantoran CBD & Mal Elit Tinggi, Kondominium ‘Wait and See’

Gedung perkantoran yang terintegrasi dengan moda transit mencatatkan penyerapan ruang yang jauh lebih stabil dan prospek kenaikan tarif sewa lebih kuat, dibandingkan gedung terisolasi.

Sedangkan untuk sektor ritel dan pusat perbelanjaan yang berada di sekitar hub TOD, bisa  menikmati tingkat kunjungan (foot traffic) stabil, akibat tingginya kunjungan komuter.

Konsep lifestyle center, seperti ruang terbuka hijau, tempat kuliner (F&B) premium, dan hiburan berbasis transit, juga terus tumbuh pesat dan mencatatkan okupansi sangat kuat.

Kawasan Hunian Multifungsi Jakarta

Bagi sektor hunian residential & mixed-use, terutama permintaan terhadap hunian vertikal (apartemen) dan kawasan multifungsi (mixed-use) yang menempel pada stasiun transit melonjak tajam, terutama dari kalangan profesional muda dan milenial yang memprioritaskan efisiensi waktu tempuh.

Head of Research & Consulting Anton Sitorus dalam pembukaan acara media briefing CBRE Indonesia menyampaikan, penyewa semakin selektif dengan memprioritaskan kualitas, aksesibilitas, efisiensi operasional, dan nilai jangka panjang (long-term value).

“Di berbagai sektor, penyewa dan tenant tetap aktif, dan kami melihat minat yang semakin besar terhadap pengembangan yang menggabungkan properti berkualitas dengan konektivitas transportasi yang kuat, terutama di sekitar lokasi hub transportasi,” kata Anton.

Properti
Narasumber acara media briefing CBRE Indonesia (Foto: Dok. CBRE)

Di sektor perkantoran, Co-Heads of Office Services CBRE Indonesia Albert Dwiyanto melaporkan, berlanjutnya momentum penyewaan di kawasan CBD maupun Non-CBD. Di kawasan CBD Jakarta, penyerapan bersih tercatat mencapai sekitar 16.800 meter persegi, pada kuartal kedua yang mendorong tingkat okupansi naik menjadi 76,3 persen.

“CBD masa depan ditentukan oleh seberapa baik kawasan itu menghubungkan masyarakat, dunia usaha, dan berbagai peluang. Konektivitas bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan telah menjadi salah satu faktor utama yang mendorong daya saing bisnis dalam jangka panjang,” tukas Albert.

Pasar perkantoran Non-CBD Jakarta mencatatkan penyerapan bersih yang cukup solid sebesar 12.900 meter persegi, sehingga tingkat okupansi terangkat menjadi 73,3 persen. Permintaan di area Non-CBD tetap terkonsentrasi pada gedung-gedung berkualitas tinggi di lokasi dengan aksesibilitas yang terus berkembang, ditopang oleh langkah relokasi penyewa serta strategi optimalisasi ruang kerja.

BACA INI: Dibalik Harga Lahan SCBD Tembus Rp300 Jutaan, Ada Duet Taipan Tomy Winata dan Aguan Hadirkan Manhattan of Indonesia

Pasar pusat perbelanjaan dan ritel di Jakarta juga turut mengukir kinerja positif sepanjang kuartal kedua tahun ini. Tingkat okupansi mal secara umum naik menjadi 86,4 persen, didukung oleh total penyerapan bersih yang melampaui angka 20.000 meter persegi.

Mal kelas premium mencatatkan performa paling menonjol dengan tingkat okupansi bertahan di atas 95 persen. Penyerapan ruang ritel ini, didorong oleh agresivitas ekspansi pelaku usaha ritel internasional, tempat kuliner premium, merek-merek lifestyle, serta operator hiburan.

Peningkatan mobilitas warga kini menjadi faktor penentu utama dalam pemilihan lokasi oleh penyewa, maupun dalam perumusan strategi investasi properti di seluruh penjuru kota.

Pertumbuhan properti dalam kawasan TOD di Jakarta bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan fondasi utama dari pengembangan kawasan perkotaan (urban development) masa depan.

Dengan terus berkembangnya jaringan transportasi publik, properti berbasis TOD akan terus mendominasi penyerapan pasar, mendorong pertumbuhan tarif sewa, dan menjadi mesin utama pencetak nilai ekonomi (long-term value creation) di Jakarta.

Sekarang ini, lanskap properti Jakarta sedang mengalami transformasi terbesar dalam sejarah perkotaan. Bagi para pelaku usaha, investor, maupun pemburu properti, pesan dari tren ini sangat jelas, yaitu kini konektivitas bukan lagi hanya sekadar fasilitas tambahan, melainkan kunci utama untuk mencetak nilai properti yang tak tergerus waktu.

PropertiSimak dan ikuti terus perkembangan berita terkini dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com
FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Albert DwiyantoAnton SitorusBerita CBDBerita CBREBerita PropertiBerita Properti Hari IniBerita Properti IndonesiaBerita Properti TerbaruBerita Tren PropertiCBREKawasan CBDKoranproperti.comKumpulan BeritaKumpulan Berita CBDKumpulan Berita CBREKumpulan Berita PropertiKumpulan Berita Properti Hari IniKumpulan Berita Properti IndonesiaKumpulan Berita Properti TerbaruKumpulan Berita Tren PropertiKumpulan Media Online PropertiKumpulan Media Properti BerkualitasKumpulan Media Properti BerpengaruhKumpulan Media Properti IndonesiaKumpulan Media Properti TerbaikKumpulan Media Properti TerpopulerKumpulan Portal Properti IndonesiaLiputan KhususMedia Online PropertiMedia Properti BerkualitasMedia Properti BerpengaruhMedia Properti IndonesiaMedia Properti TerbaikMedia Properti TerpopulerPortal Properti IndonesiaPropertiProperti IndonesiaTim RedaksiTOD
Previous Post

Eksodus Calon Konsumen Rumah ke Bodetabek Meningkat Tajam, Daerah Ini Panen Cuan Properti Residensial

Please login to join discussion
  • Beranda
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti