• Beranda
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
  • Beranda
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Beranda
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Properti

Harga Sewa Gudang di Bekasi Melaju Tajam Lampaui Kawasan Asia Pasifik, Harganya Tembus Segini!

Tim Redaksi by Tim Redaksi
September 5, 2026
in Liputan Properti
0
Bekasi

Ilustrasi: Kawasan Pergudangan Bekasi (Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Pamor koridor timur Greater Jakarta sebagai hub logistik makin tak tertandingi. Pertumbuhan harga sewa pergudangan modern di kawasan ini, khususnya Bekasi tercatat melaju tajam hingga 2,8 persen, resmi menyalip kota-kota besar kawasan Asia Pasifik seperti Auckland, Taipei hingga Bangkok.

KoranProperti.com (Jakarta) –  Pertumbuhan harga sewa pergudangan modern di wilayah Greater Jakarta, khususnya koridor Bekasi, tercatat mencapai 2,8 persen. Capaian regional ini melampaui pertumbuhan di sejumlah kota besar kawasan Asia Pasifik, seperti Auckland (2,6 persen), Taipei (2,3 persen), dan Bangkok (0,7 persen).

Konsultan properti Knight Frank memproyeksikan, bakal ada tambahan pasokan pergudangan modern baru mendekati 600.000 meter persegi hingga tahun 2028. Tambahan pasokan ini diperkirakan terkonsentrasi di sepanjang poros transportasi utama koridor timur, untuk mengakomodasi tingginya aktivitas rantai pasok nasional.

Koridor timur Jakarta terus mengokohkan posisinya sebagai tulang punggung ekonomi manufaktur dan teknologi nasional. Tingginya minat investor global maupun domestik terhadap kawasan Bekasi, Karawang hingga Purwakarta mendorong pergerakan harga lahan industri di wilayah itu tumbuh secara konsisten.

Dalam laporan Jakarta Property Highlight Semester I-2026 yang dirilis Knight Frank Indonesia, tercacat, total stok kawasan industri di Greater Jakarta, telah menyentuh angka 16.020 hektare, dengan aliran pasokan baru yang signifikan terus bersumber dari wilayah timur.

Meski total serapan lahan industri pada paruh pertama tahun ini tercatat sebesar 127,5 hektare, sedikit terkoreksi dibanding periode dua tahun sebelumnya, namun aktivitas transaksi di submarket unggulan seperti Bekasi, Karawang, dan Purwakarta tetap mendominasi.

Tingginya permintaan di koridor ini turut mendongkrak rata-rata harga lahan industri dengan pertumbuhan tipis sekitar 0,9 persen (half-on-half). Akselerasi kenaikan harga terutama terjadi pada kawasan yang menawarkan infrastruktur matang.

BACA INI: Investasi Bisnis Logistik Meningkat, Accord Bizpark Luncurkan Pergudangan Modern Parung

Penggerak utama tingginya permintaan lahan di koridor timur dipimpin oleh sektor bernilai tambah tinggi, terutama pusat data (data center) dan rantai pasok kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Sektor data center menyerap sekitar 22 persen dari total penjualan lahan industri pada paruh pertama 2026, melalui akuisisi lahan berskala besar di Bekasi dan Karawang.

Sementara itu, industri pendukung kendaraan listrik menyerap 11 persen lahan. Ekspansi ekosistem EV yang terintegrasi dari hulu ke hilir, semakin memperkuat klaster manufaktur otomotif modern di wilayah timur.

Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat menegaskan, ekspansi kawasan industri tidak lagi berfokus pada industri padat karya semata, melainkan telah bergeser ke arah industri padat teknologi.

“Submarket industri di wilayah Greater Jakarta merupakan aglomerasi kawasan yang prima. Dominasi serapan lahan untuk sektor data center dan EV-related membuktikan bahwa ekosistem koridor timur semakin matang,” tegas Syarifah.

Pergerakan Industri Perkuat Kawasan

Makin terbatasnya ketersediaan lahan berukuran besar (landbank) serta tingginya harga tanah di Bekasi dan Karawang, mendorong terbentuknya efek poros ganda (multi-nodal industrial ecosystem).

Di satu sisi, pengembang dan investor mulai meluaskan jangkauan proyek baru ke koridor timur yang lebih jauh, seperti Subang hingga koridor strategis di Jawa Tengah. Di sisi lain, koridor barat, khususnya Cilegon mulai dilirik sebagai lokasi alternatif penopang.

Cilegon yang selama ini identik dengan industri berat dan petrokimia, sekarang dibidik oleh pelaku industri commercial EV. Keberadaan ekosistem pelabuhan logistik yang dalam (deep-sea port) serta kepastian infrastruktur energi, menjadikan Cilegon sebagai area perluasan yang ideal bagi aglomerasi industri EV.

Bekasi
Ilustrasi: Kawasan Pergudangan Bekasi (Foto: Ist)

Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip menyatakan, fleksibilitas pergerakan industri ini memperkuat daya saing kawasan metropolitan Jakarta di tingkat regional Asia Pasifik.

BACA INI: Mampir Sejenak ke Golden Corridor Cikarang, Episentrum Baru Properti Terpadu Skala Nasional

“Daya kompetisi Greater Jakarta diharapkan semakin matang sebagai ekosistem industri dan dapat menjadi alternatif pilihan lokasi investasi, baik bagi investor regional maupun global,” tukas Willson.

Ketersediaan infrastruktur jalan tol dan aksesibilitas koridor timur juga memberikan dampak positif pada pasar pergudangan modern. Sektor logistik, e-commerce, serta distributor elektronik aktif menyerap ruang-ruang pergudangan baru.

Saat ini, total pasokan pergudangan modern di kawasan Jabodetabek telah menembus 3,1 juta meter persegi dengan tingkat keterisian (occupancy rate) mencapai 91 persen.

Kinerja positif ini mengerek pertumbuhan harga sewa pergudangan sebesar 5 persen secara tahunan (year-on-year), dengan rata-rata tarif berada di angka Rp72.667 per meter persegi per bulan.

Pergeseran dari industri padat karya ke padat teknologi telah mengubah peta properti industri Jabodetabek. Dengan meluapnya investasi data center dan ekosistem EV ke wilayah timur, Greater Jakarta kini bukan lagi hanya sekadar pasar lokal, melainkan hub industri dan logistik kelas dunia yang semakin matang di kawasan Asia Pasifik.

BekasiSimak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news serta LIPRO TV setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Asia PasifikBerita BekasiBerita Harga Sewa GudangBerita Knight Frank IndonesiaBerita PropertiBerita Properti Hari IniBerita Properti IndonesiaBerita Properti TerbaruBerita Tren PropertiHarga Sewa GudangHarga Sewa Gudang BekasiKnight FrankKnight Frank IndonesiaKoranproperti.comKumpulan BeritaKumpulan Berita BekasiKumpulan Berita Harga Sewa GudangKumpulan Berita Knight Frank IndonesiaKumpulan Berita PropertiKumpulan Berita Properti Hari IniKumpulan Berita Properti IndonesiaKumpulan Berita Properti TerbaruKumpulan Berita Tren PropertiKumpulan Media Online PropertiKumpulan Media Properti BerkualitasKumpulan Media Properti BerpengaruhKumpulan Media Properti IndonesiaKumpulan Media Properti TerbaikKumpulan Media Properti TerpopulerKumpulan Portal Properti IndonesiaLiputan PropertiMedia Online PropertiMedia Properti BerkualitasMedia Properti BerpengaruhMedia Properti IndonesiaMedia Properti TerbaikMedia Properti TerpopulerPergudangan BekasiPortal Properti IndonesiaPropertiProperti IndonesiaSyarifah SyaukatTim RedaksiWillson Kalip
Previous Post

Trik Summarecon Bikin Harga Rumah Makin Mahal, Agresif Jajaki Jalur MRT Jakarta Koridor Timur-Barat

Please login to join discussion
  • Beranda
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti