Melalui kolaborasi bersama Yayasan Veritas Edukasi Lingkungan (VEL) dan Recovered Indonesia, Suvarna Sutera merangkul lebih dari 200 peserta dan 120 pelajar dalam ajang Generasi Bersih Festival 2026 yang digelar di Lapangan Mini Soccer Suvarna Sutera, Tangerang.
KoranProperti.com (Tangerang) – Mengubah pola hidup demi untuk mengurangi dampak kerusakan alam, kini tidak lagi hanya sekadar pilihan gaya hidup, melainkan sudah menjadi kebutuhan utama.
Konsep green living atau hidup berkelanjutan makin masif diterapkan dalam ranah arsitektur dan tata kelola kawasan hunian.
Isu lingkungan hidup berkelanjutan terus menjadi perhatian global. Berdasarkan data WHO External, hampir seperempat dari 13 juta kematian setiap tahunnya, dipicu faktor lingkungan.
Buruknya kualitas udara hingga tingginya polusi, menjadi penyebab utama munculnya penyakit saluran pernapasan, kardiovaskular, hingga stroke.
Penerapan green living pada bangunan dan kawasan perumahan serta gedung perkantoran, kini hadir sebagai solusi preventif untuk menjaga kesehatan secara signifikan.
Meski menawarkan dampak positif jangka panjang, adopsi konsep green living pada sektor properti dan hunian, ternyata masih memiliki sejumlah tantangan.
Penggunaan bahan bangunan berkelanjutan, serta pemanfaatan energi terbarukan, seperti panel surya dinilai mampu menghemat energi untuk jangka panjang.
BACA INI: Roadshow Edukatif ke Pontianak, Alam Sutera Group ‘Jualan’ Hunian Hijau Premium Ramah Lingkungan
Mengurangi bahaya pencemaran air, tanah, dan udara di lingkungan hunian menjadi hal penting dalam tata kelola hunian ramah lingkungan.
Minimnya penggunaan bahan kimia sintetis pada material hunian, membuat lingkungan dalam ruangan menjadi jauh lebih aman dan sehat.
Untuk memastikan kawasan hunian benar-benar menerapkan prinsip keberlanjutan, terdapat beberapa indikator fisik yang menjadi penanda utama, di antaranya yaitu penggunaan teknologi hijau, efisiensi energi dan air, serta sistem pengolahan limbah terpadu
Generasi Bersih Festival 2026
Terkait menjaga kawasan hunian hijau berkelanjutan di lingkungan perumahan, pengembang Suvarna Sutera menggelar acara Generasi Bersih Festival 2026 bersama Yayasan Veritas Edukasi Lingkungan (VEL). Event ini diselenggarakan di Lapangan Mini Soccer Suvarna Sutera, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/11/2026).
Perhelatan ini diikuti lebih dari 200 pengunjung serta 120 pelajar dari 12 sekolah se-Kabupaten Tangerang. Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional, festival edukatif ini membawa pesan kuat untuk mencetak generasi muda, sebagai pahlawan lingkungan sejak dari bangku sekolah.
Dukungan berkelanjutan dari Suvarna Sutera bersama Recovered Indonesia ini merupakan kelanjutan dari suksesnya agenda Tangerang Langit Biru tahun lalu.
Lewat tema “Pahlawan Lingkungan dari Sekolah”, Suvarna Sutera memfasilitasi wadah edukasi interaktif, agar pelajar tidak hanya sekadar memahami konsep pengelolaan sampah, melainkan mampu mengaplikasikannya dalam gaya hidup sehari-hari.
Managing Director Suvarna Sutera Silvanus Hoantonio menegaskan, partisipasi aktif pelajar dalam gelaran Generasi Bersih Festival 2026 ini merupakan bagian dari visi besar pengembang untuk menghadirkan nilai tambah, serta lingkungan permukiman yang asri, bersih dan sehat bagi para penghuni kawasan perumahan, maupun masyarakat sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Harapannya, pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diterapkan dan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari,” kata Silvanus.
Pesan penting yang dibawa dalam acara ini, yaitu siswa diajak mengasah kreativitas dan kolaborasi melalui penyusunan konten pesan lingkungan digital.
Direktur sekaligus Co-Founder Yayasan VEL Benedict Wermter mengungkapkan, pelaksanaan festival ini telah membuktikan bahwa menjaga ekosistem lingkungan kawasan dapat dilakukan melalui langkah yang mudah, menyenangkan dan menghibur.
“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana dan dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Kami berharap setiap pelajar yang ikut acara ini dapat membawa pulang satu kebiasaan baik, dan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk melakukan hal yang sama,” ungkap Benedict.
Investasi properti masa kini tidak lagi hanya sebatas bangunan fisik dalam satu kawasan hunian, melainkan juga merupakan keberlanjutan ekosistem di dalamnya. Pengembang properti tidak lagi cuma mencetak kawasan hunian yang asri, tetapi juga wajib membangun standar baru bagi kawasan perumahan yang ramah lingkungan dan bernilai tinggi.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news serta LIPRO TV setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

