The Hood merupakan mal semi outdoor (luar ruang) yang meliputi pusat belanja dan kuliner. The Hood diklaim siap menghadirkan pengalaman ritel yang unik dan menarik, karena lokasinya berpadu dengan keindahan alam di pinggir danau.
KoranProperti.com (Tangerang) – The Hood Summarecon Serpong direncanakan akan diresmikan dan dibuka untuk umum pada bulan Mei ini. The Hood merupakan mal semi outdoor (luar ruang) yang akan menyajikan sensasi pengalaman berbelanja unik dan menarik sambil kulineran.
Area komersial The Hood yang dikemas dengan model Family mall ini, berada di tepi danau (lakeside) kawasan hunian Symphonia, Summarecon Serpong, Kabupaten Tangerang. Lokasi inilah yang membuat penasaran kalangan traveler yaitu seseorang atau komunitas yang suka mengunjungi atau menjelajahi tempat-tempat baru.
The Hood berdiri di atas lahan seluas 10 hektare dan mampu menampung lebih dari 70 tenant, termasuk restoran, fitness center, book store, lapangan olahraga padel, dan jogging track.
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk Albert Luhur menuturkan, The Hood merupakan destinasi belanja dan kuliner yang akan menghadirkan pengalaman ritel semi luar ruang yang unik dan menarik, karena lokasinya berpadu dengan keindahan alam di tepi danau.
“The Hood akan hadir dengan konser musik, pertunjukan cahaya yang memukau, serta berbagai aktivitas luar ruang yang akan menyegarkan pengunjung, seperti jogging dan water play,” tutur Albert dalam siaran pers, Rabu (21/1/2026).
Menurut Albert, The Hood dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat Serpong, Tangerang dan sekitarnya. Tampilan dan suasana The Hood merupakan perpaduan harmonis antara keindahan alam dan kenikmatan gaya hidup, budaya, serta kebersamaan komunitas. “Rencananya The Hood akan resmi dibuka untuk publik bulan Mei ini,” ucap Albert.
BACA INI: Daya Pikat Soultan Island Summarecon Bekasi, Sensasi Nikmat Pelukan Alam
Di awal tahun ini, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) memang sedang fokus menyiapkan pengembangan hunian berkelanjutan di sejumlah kota mandiri (township) miliknya, yang sudah terintegrasi secara mapan (proyek hunian, area komersial dan fasilitas pendukung berada dalam satu kawasan).
Pengembangan aset hunian, tetap menjadi motor penggerak utama pendapatan perusahaan, mengingat permintaan residensial dinilai masih sangat tinggi. Sedangkan untuk peningkatan recurring income, perusahaan akan terus mendorong pendapatan berulang, melalui operasional Harris Hotel & Convention Serpong yang ditargetkan akan mulai beroperasi awal tahun 2026.
SMRA juga telah menyiapkan dana belanja modal (Capex) mencapai sekitar Rp2 triliun untuk akuisisi lahan dan investasi properti. Summarecon menjadi emiten pertama di Indonesia yang mampu mencatatkan obligasi pada awal tahun 2026 ini, sekaligus menunjukkan kepercayaan kepada investor, terhadap kuatnya fundamental perusahaan.
Business Plan SMRA 2026
Sebelumnya, perusahaan juga sudah melakukan penguatan permodalan ke lima anak usahanya pada Januari 2026 ini, senilai Rp30,3 miliar. Di tahun 2026, kinerja SMRA diproyeksikan positif, karena didukung oleh kebijakan Pemerintah melalui perpanjangan insentif PPN DTP (PPN Ditanggung Pemerintah) sampai tahun 2027.
Sejumlah analis saham juga memberikan sentimen positif terhadap kinerja SMRA dengan menyebutkan bahwa target harga saham SMRA bisa mencapai Rp800, per lembar. Hal ini terjadi, karena perusahaan memiliki fundamental yang solid.

Setelah membukukan raihan marketing sales sebesar Rp5,52 triliun di tahun 2025 lalu, perusahaan semakin optimis dengan target marketing sales tahun 2026 ini, dipastikan lebih signifikan.
Secara keseluruhan business plan Summarecon pada tahun 2026 ini, akan lebih difokuskan pada pertumbuhan berkelanjutan, diversifikasi recurring income, dan pemanfaatan momentum pemulihan sektor properti nasional.
Sebelumnya, PT Summarecon Agung Tbk juga sudah memiliki Summarecon Mall Serpong (SMS) yang merupakan bagian dari pengembangan kawasan Sentra Gading Serpong, Tangerang.
SMS tahap pertama diresmikan 28 Juni tahun 2007 lalu. Mal ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan belanja dan hiburan masyarakat di Gading Serpong, Tangerang dan sekitarnya. SMS mengusung konsep gaya belanja modern dan ramah lingkungan.
Mal ini berdiri di atas lahan sekitar 50.000 meter persegi dengan penyewa utamanya adalah Farmers Market, bioskop (XXI, IMAX), Timezone, serta pusat F&B di area Downtown Walk.
Kini, SMS menjadi pusat perbelanjaan utama di wilayah Gading Serpong, Tangerang dan sekitarnya. Mal ini menyediakan dan menyajikan pengalaman baru berbelanja dan berkuliner yang mengasyikkan dan tidak membosankan.
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) adalah perusahaan pengembang properti terkemuka di Indonesia yang didirikan tahun 1975. Perusahaan ini, terkenal sukses mengubah rawa-rawa menjadi kota mandiri, seperti Kelapa Gading, Gading Serpong, Bekasi, Bandung, hingga Makassar,
SMRA sukses mengintegrasikan kawasan hunian dengan area komersial yang didukung oleh fasilitas lengkap dan modern. Pengembangan properti yang digarap SMRA, di antaranya meliputi menciptakan kawasan kota mandiri (township), investasi properti, manajemen properti, rekreasi, perhotelan, dan fasilitas pendidikan.
Nama Summarecon merupakan singkatan dari Summa (puncak) + Re (real estate) + Con (corporation) yang berarti puncak perusahaan real estate.
Keberhasilan SMRA mengintegrasikan pengembangan properti residensial dan area komersial, telah menjadikan SMRA sebagai salah satu ‘aktor’ penting dalam melahirkan berbagai kawasan kota terpadu di Indonesia.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com


