Penjualan gedung Pacific Century Place (PCP) seharga Rp6,4 triliun menandakan bahwa properti komersial/perkantoran mewah di Jakarta, tetap menjadi pusat utama terjadinya penempatan arus modal internasional.
KoranProperti.com (Jakarta) – Sektor properti komersial/perkantoran mewah (high rise building) di Jakarta, terus menjadi incaran investor internasional, karena gedung-gedung yang ada itu, sudah dilengkapi infrastruktur modern, sertifikasi green building, serta berada di lokasi strategis.
Keberadaan gedung Pacific Century Place (PCP) sebagai salah satu gedung grade A di kawasan SCBD ini, terus memicu pertumbuhan investasi asing di sektor properti komersial/perkantoran.
Gedung Pacific Century Place (PCP) memang menawarkan teknologi mutakhir, aksesibilitas tinggi, serta semua fasilitasnya sudah terintegrasi. Saat ini banyak gedung komersial/perkantoran ‘jangkung’ di Jakarta, sudah mengadopsi konsep ramah lingkungan yang diminati penyewa dan pembeli global.
Gedung PCP juga didukung infrastruktur super modern untuk efisiensi bisnis, sehingga menjadikannya sebagai aset berharga bagi investor yang mencari pertumbuhan di kawasan Asia Tenggara
Pemilik gedung PCP Richard Li menjual PCP kepada kepada dana investasi yang dikaitkan dengan China Merchants Bank seharga US$ 400 juta atau sekitar Rp6,4 triliun pada awal tahun 2026.
Gedung PCP djual melalui anak usahanya, yaitu PT Prima Bangun Investama. Transaksi en-bloc (seluruh gedung) sudah terkonfirmasi sejak kuartal pertama tahun 2026. PCP merupakan salah satu gedung perkantoran mewah di Jakarta yang menjadi pusat operasional berbagai perusahaan multinasional dan internasional.
PCP Bersertifikat LEED Platinum
Director Strategic Consulting Indonesia, Arief Rahardjo mengatakan, Gedung PCP merupakan gedung perkantoran grade A, setinggi 40 lantai yang berlokasi di Lot 10 SCBD, kini telah beralih kepemilikannya dari pengembang berbasis di Hong Kong yaitu Pacific Century Premium Developments (PCPD), melalui anak usahanya PT Prima Bangun Investama,” ujar Arief, dalam siaran pers, Sabtu (2/5/2026).
Selama ini, PCPD mengeklaim bahwa gedung PCP merupakan pelopor bangunan tinggi mewah di Jakarta yang telah memenuhi standar bangunan hijau di Indonesia. Gedung ini tercatat sebagai bangunan tinggi perkantoran pertama di Jakarta yang berhasil mengawinkan sertifikasi LEED Platinum pada tahun 2018, dengan Greenship New Building Platinum Grade dari Green Building Council Indonesia (GBCI) pada tahun 2019 lalu.

Sekarang ini, hampir semua korporasi global menuntut adanya standar Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam gedung perkantoran mewah, dan ini dibuktikan dengan menghadirkan infrastruktur lengkap di PCP serta menerapkan efisiensi energi dan fungsionalitas bangunan.
BACA INI: Jangan Kaget Kalau Harga Tanah di Lima Wilayah Jakarta Semakin Mahal, Begini Analisisnya…
Arief mengungkapkan, meskipun terjadi perlambatan ekonomi global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, namun permintaan ruang perkantoran di kawasan SCBD Jakarta, tetap menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2026.
Penjualan PCP seharga Rp6,4 triliun menandakan bahwa properti gedung perkantoran tinggi dan mewah di Jakarta, tetap menjadi pusat utama terjadinya transaksi dan penempatan arus modal global .
Transaksi PCP menjadi bukti bahwa ketidakpastian ekonomi global, tidak berpengaruh secara signifikan terhadap daya jual perkantoran mewah di Jakarta.
China Merchants Bank (CMB) adalah bank di Tiongkok yang bermarkas pusat di Distrik Futian, Shenzhen, Guangdong. Bank yang merupakan bank komersial saham gabungan pertama di China ini secara resmi masuk dalam daftar perusahaan raksasa, Fortune Global 500.
Aset yang dimiliki CMB pada tahun 2020, berada di angka 1,06 triliun dolar AS. Posisi CMB dalam daftar tersebut tercatat di posisi 189 dunia. CMB didirikan tahun 1987 di Shekou Industrial Zone of Shenzhen, wilayah garis depan reformasi dan keterbukaan China.
China Merchants memulai upaya untuk mendiversifikasi bisnisnya pada pertengahan tahun 1980-an, dengan membentuk China Merchants Holdings Co Ltd.
Pada tahun 1986, perusahaan ini membeli Union Bank of Hong Kong yang berbasis di Hong Kong dalam sebuah langkah yang menandai akuisisi pertama oleh perusahaan Cina, di bisnis Hong Kong yang terdaftar di publik.
China Merchants kemudian mendirikan bank komersial di daratan China dengan nama China Merchants Bank yaitu bank pertama yang didirikan sejak pembentukan Republik Rakyat China pada tahun 1949.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

