Tren menghadirkan intellectual property (IP) global di pusat perbelanjaan menjadi salah satu pendekatan yang paling efektif dan menarik. Grand Metropolitan Bekasi siap mengamankan pertumbuhan performa bisnis ritelnya di kuartal kedua tahun ini.
KoranProperti.com (Bekasi) – Kompetisi pusat perbelanjaan dalam memperebutkan ceruk pasar keluarga (family market) selama musim libur sekolah kian sengit.
Mengantisipasi lonjakan kunjungan, Grand Metropolitan Bekasi meluncurkan strategi ganda (dual-strategy): memboyong Intellectual Property (IP) internasional, sekaligus meresmikan ekspansi area komersial baru.
Untuk pertama kalinya di Bekasi, mal yang dikelola oleh PT Metropolitan Land Tbk (Metland) ini, resmi mendatangkan karakter anak global, Pinkfong dan Baby Shark, mulai 15 Juni hingga 19 Juli 2026. Langkah ini dinilai sebagai taktik jitu untuk memperkuat posisi mal sebagai destinasi rekreasi keluarga yang integratif.
Dalam industri properti ritel, menghadirkan atraksi berbasis IP populer, terbukti menjadi anchor efektif untuk mendongkrak foot traffic (volume kunjungan). Selama satu bulan penuh, Grand Metropolitan akan menyajikan meet and greet setiap akhir pekan, area playground, hingga zona retail tematik.
General Manager Grand Metropolitan Bekasi Rachael Ernest mengatakan, tren menghadirkan intellectual property (IP) global di pusat perbelanjaan menjadi salah satu pendekatan yang paling efektif dan menarik.
BACA INI: Memantau Performa Properti Metland Group dan Ciputra Group di Cirebon, Ini Buktinya…
“IP global di pusat perbelanjaan bertujuan untuk meningkatkan engagement pengunjung, sekaligus memperkuat posisi mal sebagai destinasi keluarga,” kata Rachael dalam siaran pers resmi yang diterima koranproperti.com, Rabu (10/6/2026).
Rachael menambahkan, basis penggemar Pinkfong yang kuat di kalangan anak-anak, diharapkan mampu menjadi magnet utama yang mengonversi kunjungan menjadi transaksi ritel yang masif selama periode high season ini.
GAVEnue Didominasi F&B Terkini
Tidak hanya mengandalkan hiburan musiman, Grand Metropolitan Bekasi juga memperkuat fundamental propertinya dengan memperkenalkan GAVEnue. Area ekspansi terbaru ini mengusung konsep semi-outdoor yang didominasi tenant food & beverage (F&B) kekinian.

Langkah ini sejalan dengan tren properti ritel pascapandemi yang menuntut ruang terbuka hijau dan sirkulasi udara yang baik. Sejumlah tenant besar tercatat telah mengisi koridor GAVEnue, mulai dari The Little Bakery, Ciak Tiam, Fore Coffee, Oita Coffee, DIUBUD Coffee, hingga Kampung Rasa, sebuah konsep food court modern terintegrasi.
Menariknya, pengelola menerapkan standar kenyamanan tinggi dengan memisahkan secara ketat area makanan halal dan non-halal, termasuk diferensiasi peralatan makan hingga proses pencucian.
Melompat lebih jauh dari sekadar pusat kuliner, GAVEnue dirancang sebagai kawasan mixed-use entertainment. Di area ini, pengunjung dapat menikmati dua fasilitas anyar yaitu:
-
Drop Zone by Funworld: Wahana pemacu adrenalin yang menawarkan view estetik Kota Bekasi sekaligus lintasan LRT.
-
Gavecourt: Fasilitas lapangan olahraga padel dan pickleball indoor ber-AC, untuk menjawab tingginya tren gaya hidup sehat kaum urban.
“Kehadiran GAVEnue menjadi destinasi favorit baru bagi masyarakat, terutama selama periode libur sekolah,” pungkas Rachael.
Melalui sinergi event berskala internasional dan pengembangan infrastruktur komersial yang adaptif, Grand Metropolitan Bekasi tampaknya siap mengamankan pertumbuhan performa bisnis ritelnya di kuartal kedua tahun ini.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terkini dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

