Dari perspektif industri properti, Metland Venya Ubud sukses memadukan nilai fungsionalitas hotel mewah dengan konservasi lanskap alam. Kompleks eksklusif yang merangkum 21 suites dan 19 villas ini dirancang dengan konsep leisure destination.
KoranProperti.com (Bekasi) – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) kembali membuktikan taringnya di panggung properti internasional. Proyek perhotelan premium Metland Venya Ubud, sukses memborong dua penghargaan prestisius internasional berskala bintang lima dalam ajang Asia Pacific Property Awards 2026-2027 yang digelar di Bangkok, Thailand, Kamis (7/5/2026).
Tidak tanggung-tanggung, mahakarya properti yang berlokasi di jantung spiritual Bali ini, sukses menyandang predikat tertinggi, sebagai Five Star, Best Leisure Architecture Indonesia dan Five Star, Best Leisure Development Indonesia.
Pencapaian impresif ini sekaligus mengantarkan Metland Venya Ubud melaju sebagai nominasi resmi perwakilan Indonesia untuk bertarung di level puncak International Property Awards, yang akan diselenggarakan di London, Inggris. Proyek ini akan bersaing ketat dengan berbagai mahakarya arsitektur terbaik dari seluruh penjuru dunia.
Asia Pacific Property Awards dikenal sebagai barometer prestisius yang mengapresiasi pencapaian tertinggi di bidang arsitektur, desain interior, hingga pengembangan real estat (residensial maupun komersial).
Pada edisi ini, Metland berhasil menyisihkan kompetitor berat dari negara-negara mapan seperti Singapura, Thailand, China, Hong Kong, Taiwan, India, hingga Pakistan.
BACA INI: Raup Marketing Sales Rp677 Miliar, Metland Langsung Ekspansi Garap Proyek Hotel di Sulawesi Utara
Direktur PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo mengungkapkan bahwa pencapaian ini bukan sekadar validasi atas kualitas produk Metland, melainkan pemantik semangat untuk terus berinovasi.
“Pencapaian ini menjadi kebanggaan, sekaligus motivasi bagi Metland untuk terus menghadirkan proyek dengan standar internasional. Keikutsertaan Metland Venya Ubud di tingkat global juga mencerminkan pengakuan industri properti dunia terhadap produk unggulan Metland,” ujar Olivia.
Dari perspektif industri properti, Metland Venya Ubud sukses memadukan nilai fungsionalitas hotel mewah dengan konservasi lanskap alam. Kompleks eksklusif yang merangkum 21 suites dan 19 villas ini dirancang dengan konsep leisure destination yang memaksimalkan panorama lembah hijau, udara sejuk, serta nuansa tropis Bali yang otentik.
Memperkuat Portofolio Upper-Class
Adapun daya tarik dan fasilitas unggulan Metland Venya Ubud yang menjadi fokus perhatian dunia dalam ajang bergengsi ini di antaranya, ialah Jinengku Pool and Bar, kolam renang eksotis dengan suasana hutan tropis yang pekat, Venya Spa & Wedding Chapel, area relaksasi premium di tengah alam berpadu dengan ruang seremoni sakral, Baas Restaurant & Lounge, sebuah destinasi kuliner dengan atmosfer sophisticated, serta Funicular & Reflecting Pond, akses transportasi miring yang menyuguhkan pemandangan lanskap Ubud dari berbagai sudut pandang terbaik.
Lebih dari sekadar instrumen investasi properti komersial, proyek ini dirancang sebagai ruang kontemplasi bagi para pelancong kelas atas (high-end travelers). Tersedia ruang khusus untuk yoga, relaksasi, hingga hibernation stay yang mengakomodasi tren pasar wellness tourism yang sedang bertumbuh pesat.

Secara korporasi, kesuksesan Metland Venya Ubud ini, semakin mempertegas dominasi dan memperkuat portofolio komersial Metland, khususnya pada segmen perhotelan. Langkah strategis ini membuktikan komitmen emiten berkode saham MTLA tersebut, dalam menggarap pangsa pasar kelas menengah atas (middle-up) dan premium di Indonesia dengan standar kualitas global.
Metland Venya Ubud (sebelumnya bernama Royal Venya Ubud) merupakan resor mewah yang berlokasi di lembah Sungai Wos, Desa Kelabang Moding, Ubud, Bali. Resor ini menyuguhkan pemandangan alam tropis yang menenangkan khas Pulau Dewata.
Hotel ini dirancang berkonsep suite dan vila dengan estetika tropis dan terasering mengikuti kontur lembah. Berdiri di atas lahan seluas 2 hektare, hotel ini menawarkan 21 kamar suites.
Tarif menginap dimulai dari harga sekitar Rp1,7 jutaan per malam untuk suites, dan sekitar Rp2,5 jutaan sampai Rp5 jutaan per malam untuk vila. Kepemilikkan vila juga dipasarkan untuk investor asing dengan harga mulai dari Rp4 miliaran per unit.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terkini dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.


