• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
Advertisement
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Properti

Catat dan Ingat! Kapan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta Kelar Dibangun? Menteri PKP Bilang Begini…

Tim Redaksi by Tim Redaksi
May 29, 2026
in Liputan Properti
0
Meikarta

Menteri PKP Maruarar Sirait (ketiga dari kiri) di lokasi rusun Meikarta (Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Menteri PKP bilang proyek rusun subsidi Meikarta, ditargetkan rampung struktur pada tahun 2028 mendatang. Kemudian unit akan diserahkan kepada konsumen secara bertahap. Di tengah-tengah trauma publik terhadap kasus mangkraknya apartemen Meikarta besutan Lippo Group, apakah publik masih percaya dan tertarik dengan pernyataan Menteri PKP?

KoranProperti.com (Bekasi) – Kabar gembira bagi ratusan ribu buruh di koridor industri Cikarang. Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi menancapkan target ambisius untuk proyek rusun subsidi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di kawasan Meikarta, Cikarang, Bekasi.

Seluruh struktur bangunan vertikal raksasa ini, ditargetkan topping out (selesai konstruksi utama) pada bulan Agustus 2028 mendatang, kemudian serah terima kunci kepada konsumen dijadwalkan akan dilakukan secara bertahap.

Bukan rahasia lagi, Bekasi adalah jantung manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Namun selama ini, jutaan pekerjanya harus “boncos” di ongkos, karena jarak rumah yang jauh dari pabrik.

Proyek ini hadir sebagai jawaban instan dengan tujuan memotong biaya transportasi harian dan mengamankan kepastian hunian bagi kelas pekerja.

Saat ini tim teknis rusun, tampaknya sedang fokus pada fase krusial yaitu melakukan test pile atau pengujian daya dukung tanah sub-struktural, sebelum gedung-gedung tinggi ini menjulang ke langit. Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, Pemerintah serius terhadap kualitas bangunan proyek rusun ini.

“Dari total 8.600 pile yang direncanakan, sebanyak 1.836 pile sudah terpasang. Pemerintah ingin memastikan pembangunan rusun subsidi ini berjalan fast-track, tepat aturan, dan punya kualitas bangunan premium untuk masyarakat,” tegas Maruarar, Selasa (26/5/2026).

BACA INI: HOT NEWS: Misteri Dibalik Mundurnya Dua Pejabat Tinggi Lippo Group, Benarkah Pembangunan Rusun Meikarta Penyebabnya?

Seperti diketahui, setelah land clearing kelar Februari lalu, kemudian dilakukan groundbreaking bulan Maret, selanjutnya pengerjaan struktur beton ke atas (upper structure) dijadwalkan akan segera digarap Agustus 2026.

Strategi pengadaan lahan proyek ini layak diapresiasi, karena tidak membebani biaya APBN. Pemerintah memanfaatkan skema hibah murni dari raksasa properti Lippo Group yaitu lahan matang seluas 30 hektare yang tersebar di tiga titik strategis di dalam kawasan.

Di atas lahan hibah ini, direncanakan segera berdiri kompleks pemukiman vertikal dengan kapasitas total mencapai 141.000 unit siap huni. Ini adalah angka yang sangat masif untuk mengikis angka backlog perumahan nasional.

Rumors Rusun Subsidi Meikarta

Proyek ini diproyeksikan menjadi role model perumahan subsidi masa depan, karena dikawal ketat oleh tim gabungan, yaitu di antaranya Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, hingga Chairman Lippo Group James Riady.

Selain memastikan legalitas tanah clean and clear bebas sengketa, kolaborasi ini wajib menghadirkan fasilitas publik yang matang, antara lain suplai air bersih & aliran listrik, sistem pengelolaan limbah domestik modern, integrasi akses transportasi lyang menghubungkan hunian dengan area pabrik.

Meikarta
Ilustrasi: Billboard apartemen Meikarta yang mangkrak (Foto: Ist)

Megaproyek ini diprediksi dan disebut-sebut tidak hanya mengubah wajah properti Cikarang, tapi juga menaikkan level kesejahteraan para buruh pabrik secara signifikan.

BACA INI: Rumors Bertebaran: Masyarakat Ogah Beli Rusun Subsidi Meikarta, Benarkah?

Seperti pernah diberitakan media ini sebelumnya, di tengah-tengah rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi Meikarta, publik dikejutkan dengan mundurnya dua pejabat tinggi jajaran manajemen Lippo Group yaitu Komisaris Independen PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) Kartini Sjahrir dan Presiden Direktur Perseroan Marlo Budiman.

Keduanya kompak mundur dan bungkam soal adanya rencana pembangunan rusun subsidi Meikarta yang diduga kuat menjadi salah satu penyebab pengunduran diri mereka.

“Pada tanggal 30 Januari 2026, perseroan telah menerima surat pengunduran diri Ibu Kartini Sjahrir dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Perseroan,” kata Sekretaris Perusahaan LPKR Ratih Safitri dalam siaran pers resmi LPKR yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/2/2026).

Ratih juga menyebut dalam laporan berbeda, perseroan juga menerima surat pengunduran diri Presiden Direktur LPKR Marlo Budiman. Pengunduran diri kedua pejabat teras Lippo ini, mendapat persetujuan dalam  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Lippo.

“Manajemen Lippo Karawaci telah menerima surat pengunduran diri dari Kartini Sjahrir dan Marlo Budiman, Jumat (30/1/2026). Tidak ada dampak apapun, terhadap kegiatan operasional perseroan,” tutur Ratih.

Namun, usai pengunduran diri kedua pejabat Lippo itu, beredar sejumlah spekulasi politis dan rumors negatif di masyarakat, di antaranya pihak Lippo dituding belum menyelesaikan pembayaran refund korban apartemen Meikarta, ada konsumen yang dikabarkan belum mendapat unit yang dijanjikan, ada juga konsumen yang menggugat anak usaha Lippo yaitu PT MSU ke pengadilan Perdata, karena belum diberikan sertifikat unit yang sudah dibeli.

Bahkan, rumors lain menyebar kencang soal MBR dan buruh pabrik di kawasan Cikarang dan sekitarnya tidak tertarik untuk membeli dan tinggal di rusun subsidi Merkarta.

MeikartaSimak dan ikuti terus perkembangan berita terkini dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com
FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: BekasiBerita PropertiBerita Properti Hari IniBerita Properti IndonesiaBerita Properti TerbaruBerita Rusun MeikartaBerita Tren PropertiCikarangKoranproperti.comKumpulan BeritaKumpulan Berita PropertiKumpulan Berita Properti Hari IniKumpulan Berita Properti IndonesiaKumpulan Berita Properti TerbaruKumpulan Berita Rusun MeikartaKumpulan Berita Tren PropertiKumpulan Media Online PropertiKumpulan Media Properti BerkualitasKumpulan Media Properti BerpengaruhKumpulan Media Properti IndonesiaKumpulan Media Properti TerbaikKumpulan Media Properti TerpopulerKumpulan Portal Properti IndonesiaLiputan PropertiMaruarar SiraitMedia Online PropertiMedia Properti BerkualitasMedia Properti BerpengaruhMedia Properti IndonesiaMedia Properti TerbaikMedia Properti TerpopulerMeikartaMenteri PKPPortal Properti IndonesiaPropertiProperti IndonesiaRusun Subsidi MeikartaTim Redaksi
Previous Post

Harmonisasi Idul Adha 2026, Paramount Land Pelopor Eco Qurban Berkelanjutan

Next Post

Gebrak Pasar Properti Internasional, Metland Venya Ubud Sabet Dua Penghargaan Prestisius Asia Pasifik

Next Post
Gebrak Pasar Properti Internasional, Metland Venya Ubud Sabet Dua Penghargaan Prestisius Asia Pasifik

Gebrak Pasar Properti Internasional, Metland Venya Ubud Sabet Dua Penghargaan Prestisius Asia Pasifik

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti