Secara keseluruhan, performa properti kedua grup (Metland dan Ciputra), sama-sama sukses mewujudkan Cirebon bukan lagi hanya sekadar kota transit, melainkan hub ekonomi utama di Jawa Barat bagian timur yang kebutuhan properti residensial, komersial, maupun akomodasinya terus meningkat pesat dari hari ke hari.
KoranProperti.com (Jakarta) – Prospek industri properti di Kota maupun Kabupaten Cirebon pada tahun 2026-2027 ini, terus menunjukkan tren positif, karena semakin meningkatnya kebutuhan hunian modern, terutama di segmen menengah. Selain itu, perkembangan kawasan pusat ekonomi baru juga tumbuh subur.
Berdasarkan data resmi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon, realisasi investasi di Kota Cirebon mencapai Rp1,85 triliun pada tahun 2025 lalu. Angka ini melonjak dari target awal BKPM yang dipatok sebesar Rp980 miliar. Efeknya, Kota Cirebon meraih rasio capaian target tertinggi nomor 1 di Jawa Barat sebesar 189,2 persen. Angka realisasi ini jelas menunjukkan lonjakan pertumbuhan investasi di Cirebon sebesar 88,52 persen
Melonjaknya realisasi investasi ini, langsung berimbas terhadap harga rumah yang semakin kompetitif dan terjangkau di Cirebon, dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya seperti Bandung atau Jakarta.
Sekarang, Cirebon menjadi kota penghubung utama yang terintegrasi dengan akses jalan tol, Pelabuhan Patimban, dan Bandara Kertajati. Dampaknya, pengembang besar seperti Ciputra Group dan Metland Group terus mencatat penjualan positif terhadap properti yang ditawarkan, karena didorong oleh berbagai fasilitas perumahan yang semakin lengkap dan modern.
Kawasan segitiga emas Koridor Ekonomi Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati), sampai saat ini terus menarik minat investor dan berhasil menciptakan permintaan tinggi untuk sektor properti residensial. Pasar properti di wilayah Cirebon dan sekitarnya (termasuk koridor Kawasan Ekonomi Khusus Rebana) menunjukkan performa positif.
Berdasarkan pantauan data literasi yang ditelusuri koranproperti.com, dua raksasa properti tanah air, Ciputra Group dan Metland Group (PT Metropolitan Land Tbk), masing-masing memiliki strategi dan fokus performa properti yang berbeda, namun sama-sama solid di wilayah ini.
Untuk saat ini, Ciputra Group lebih berfokus di sektor properti residensial & komersial premium. Ciputra Group menancapkan kukunya di Cirebon melalui proyek skala kota (township) mandiri, yaitu CitraLand Cirebon. Penjualan hunian di CitraLand Cirebon, menunjukkan performa cukup baik dan stabil hingga pertengahan tahun 2026 ini.
Untuk mendongkrak nilai investasi dan daya tarik hunian, Ciputra terus memperluas fasilitas penunjang gaya hidup (lifestyle) konsumen. Kini, sejumlah proyek CitraLand sudah dilengkapi dengan sports club, pusat kebugaran (gym), area perkantoran, hingga pusat kuliner terpadu The Clane.
Target pasar properti CitraLand ialah penyediaan hunian kelas menengah ke atas dan area komersial eksklusif, dengan tujuan untuk menangkap kebutuhan para pengusaha dan eksekutif di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).
Sementara itu, Metland group menjadi salah satu ‘pemain’ kunci dan sangat kuat di bisnis perhotelan & ekspansi ke koridor bisnis Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati).
Berbeda dengan Ciputra yang fokus pada township residensial, Metland justru membagi kekuatannya melalui lini recurring revenue (pendapatan berulang) dengan melakukan ekspansi residensial besar-besaran ke wilayah penyangga industri Cirebon yaitu daerah Kertajati dan Majalengka.
Hunian Segmen Menengah Atas
Kinerja bisnis Metland Hotel Cirebon, tercatat sangat stabil dengan okupansi tinggi. Hotel ini aktif menggaet pasar MICE (pertemuan/korporasi), serta wisatawan keluarga lewat program lokal kreatif, seperti “Dolan Sore & Pasar Dadakan” serta paket-paket kuliner khas Cirebonan.
Metland juga sukses menangkap peluang emas dari pertumbuhan koridor ekonomi Rebana. Metland terus mengembangkan Metland Kertajati sebagai New City terpadu. Penjualan klaster pertama Metland yaitu Sava Terra yang terdiri dari rumah, ruko, dan rumah kos (rukos) langsung habis terjual (sold out).

Metland juga efektif dan konsisten mengoperasikan Metland Smara Hotel (bintang 4) di daerah Kertajati, untuk menangkap pasar long-stay guest dari ekspansi kawasan industri di sekitar Cirebon dan Majalengka.
BACA INI: Gairah Properti Residensial Cirebon Memuncak, Ini Klaster Bergaya Resort Danau Pertama Ciputra Group
Kinerja properti Ciputra Group (CitraLand Cirebon) dan Metland Group (Metland Cirebon & Kertajati), sama-sama fokus dalam pengembangan hunian segmen menengah ke atas (landed house) dan menciptakan area komersial terpadu.
Saat ini, kondisi pasar properti Cirebon semakin prospektif, karena didorong oleh tingginya kebutuhan gaya hidup modern kelas menengah-atas, dan ini juga berdampak signifikan terhadap okupansi hotel bisnis di wilayah Cirebon.
Secara keseluruhan, performa kedua grup properti raksasa itu (Metland dan Ciputra), sama-sama sukses mewujudkan Cirebon bukan lagi hanya sekadar kota transit, melainkan hub ekonomi utama di Jawa Barat bagian timur yang kebutuhan properti residensial, komersial, maupun akomodasinya terus meningkat pesat dari hari ke hari.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terkini dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.


