Diam-diam, pangeran bisnis Darma Mangkuluhur Hutomo punya rencana besar yang bakal mengubah wajah Pulau Belitung selamanya. Lewat aksi maraton akhir pekan lalu, PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) resmi memulai mega proyek properti yang siap menyulap kawasan Black Rocks menjadi surga baru para sultan. Ada apa saja di sana?
KoranProperti.com (Belitung) – PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) kian agresif menancapkan kukunya di industri properti dan pariwisata nasional. Emiten milik keluarga Cendana ini tengah gencar memperkuat ekosistem property & golf tourism (wisata golf) terintegrasi di Pulau Belitung. Melalui serangkaian proyek strategis yang berpusat di kawasan Black Rocks Golf, GOLF siap menyulap Belitung menjadi destinasi leisure kelas dunia.
Komitmen ini ditandai dengan aksi nyata maraton sepanjang akhir pekan lalu. Dimulai dari peletakan batu pertama (groundbreaking) hunian eksklusif The Links Golf Villa Belitung serta peresmian The Links Coffee Belitung, Jumat (19/6/2026).
Keesokan harinya, Sabtu (20/6/2026), keseruan berlanjut lewat gelaran Turnamen Golf dan Footgolf bertajuk “Mangkuluhur Goes to Belitung”. Rangkaian peresmian ini kemudian ditutup dengan meriah lewat peluncuran Laskar Pelangi Beach Food Plaza di Pantai Tanjung Tinggi, Minggu (21/6/2026).
Komisaris Utama GOLF yang juga anak Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur Hutomo menegaskan, ekspansi besar-besaran di Belitung ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perseroan untuk membangun pusat wisata golf dan properti terpadu di Indonesia.
“Melalui pengembangan The Links Golf Villa Belitung, The Links Coffee, Laskar Pelangi Beach Food Plaza, serta aktivitas golf dan footgolf, kami ingin membangun ekosistem yang tidak hanya mendukung Black Rocks Golf, tetapi juga memperkuat daya tarik Belitung sebagai destinasi pariwisata yang lebih lengkap,” ujar Darma siaran pers, Senin (22/6/2026).
BACA INI: Memantau Properti Humpuss Land di Bali, Anak Tommy Soeharto Survei Langsung ke Lokasi Proyek
Salah satu proyek yang paling mencuri perhatian adalah The Links Golf Villa Belitung. Mengadopsi kesuksesan konsep serupa di Bali, hunian premium ini memadukan gaya hidup bermain golf (golf lifestyle) dengan keindahan wisata pantai.
Pada tahap awal, vila ini dibangun di atas lahan seluas 8.990 meter persegi yang mencakup 22 kavling. Lahan ini sebelumnya diakuisisi anak usaha GOLF, PT New Kuta Golf & Ocean View. GOLF mematok harga awal vila ini di kisaran Rp1 miliar hingga Rp 5 miliaran per unit.
Ke depannya, proyek residensial ini berpotensi merambah hingga seluruh kawasan Black Rocks Golf yang memiliki total sekitar 300 kavling. Dari jumlah tersebut, sekitar 100 kavling telah terjual pada periode sebelumnya oleh PT Belitung Golf and Resorts. Menariknya, GOLF juga membuka pintu lebar-lebar bagi para pemilik kavling lama yang ingin bekerja sama. mengembangkan lahan dengan konsep villa eksklusif ini.
Transformasi Black Rocks Belitung
Tidak hanya fokus pada hunian dan olahraga, GOLF juga memanjakan lidah para pelancong. Kehadiran The Links Coffee Belitung di kawasan Tanjung Tinggi, menawarkan sensasi nongkrong dengan perpaduan keindahan pantai, budaya lokal, dan cita rasa kuliner khas.
Sementara itu, bagi para pemburu makanan lokal, Laskar Pelangi Beach Food Plaza dipastikan akan menjadi magnet baru di Pantai Tanjung Tinggi.
Pusat kuliner tepi pantai ini menghadirkan 70 stan makanan pilihan (curated food booths) dengan kapasitas mencapai 900 tempat duduk. Tempat ini dirancang untuk menjadi pusat kebudayaan dan berkumpulnya wisatawan, keluarga, serta komunitas.
Dalam rangka mengenalkan kawasan ini ke radar internasional, turnamen “Mangkuluhur Goes to Belitung” pun digelar. Menariknya, selain golf konvensional, GOLF juga memperkenalkan olahraga footgolf, yaitu perpaduan sepak bola dan golf, sebagai olahraga yang lebih inklusif dan ramah bagi masyarakat awam.
Direktur Utama GOLF Dwi Febri Astuti menjelaskan, bahwa seluruh fasilitas ini sengaja dihadirkan untuk saling melengkapi demi mendongkrak performa bisnis perseroan dan pariwisata daerah.

“Strategi kami adalah mengembangkan fasilitas yang saling melengkapi. Villa, coffee shop, food plaza, golf, footgolf, dan fasilitas rekreasi lainnya dirancang untuk meningkatkan kunjungan, memperpanjang waktu tinggal (length of stay) pengunjung, serta menciptakan aktivitas yang lebih beragam di dalam kawasan,” urai Dwi.
Dengan ekosistem super lengkap yang menggabungkan hunian, olahraga, kuliner, dan rekreasi ini, GOLF optimis dapat menyulap Black Rocks Golf menjadi salah satu destinasi leisure paling unggul di Indonesia, sekaligus motor penggerak pertumbuhan pariwisata nasional yang berkelanjutan.
Belitung bukan lagi hanya sekadar pulau dengan cerita Laskar Pelangi. Lewat tangan dingin GOLF, Black Rocks kini sedang bertransformasi menjadi “The Next Bali” bagi para pencinta olahraga elit,kuliner pantai dan pemburu rumah mewah. Proyek terintegrasi ini bukan cuma soal bisnis properti, tapi tentang bagaimana mengubah peta properti dan wisata premium di Indonesia.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

