Bayangkan memiliki hunian yang tata ruangnya bisa diubah sesuka hati, mulai dari ruang kerja privat, tempat belajar anak, hingga area kumpul keluarga besar, tanpa perlu membongkar dinding. Kemudahan inilah yang dijanjikan Summarecon Bandung melalui produk teranyar, Ivora Grande yang resmi meluncur ke pasar dengan banderol mulai dari Rp2,4 miliaran.
KoranProperti.com (Bandung) – Menjawab tingginya permintaan pasar terhadap hunian premium di koridor timur Bandung, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) resmi meluncurkan produk residensial terbaru Ivora Grande, di kawasan Summarecon Bandung. Membidik segmen menengah atas dan para konglomerat, unit hunian di klaster ini dipasarkan dengan rentang harga mulai dari Rp2,4 miliar hingga Rp3,4 miliaran.
Langkah ekspansif emiten properti ini, diperkenalkan secara resmi dihadapan ratusan agen properti dan mitra perbankan dalam acara Product Knowledge yang berlangsung, Kamis (2/7/2026) di GBI The Journey, Summarecon Bandung.
Ivora Grande diposisikan sebagai suksesor, sekaligus penyempurnaan dari klaster Ivora terdahulu yang dirilis pada tahun 2025 lalu. Alih-alih merancang konsep baru dari nol, manajemen Summarecon Bandung memilih strategi optimasi produk yang telah terbukti (proven) terserap pasar secara positif, dengan menawarkan nilai tambah (added value) yang berimplikasi pada penyesuaian harga.
Executive Director Summarecon Bandung Hindarko Hasan, mengungkapkan bahwa respons solid pasar terhadap klaster Ivora sebelumnya, menjadi katalis utama bagi perusahaan untuk menghadirkan varian yang lebih matang.
“Dengan ruang yang lebih optimal, desain yang lebih matang, serta kenyamanan yang dapat dinikmati, Ivora Grande tentu menjadi pilihan hunian terbaik bagi kelas atas untuk jangka panjang ” ujar Hindarko, dalam siaran pers, Jumat (10/7/2026).
BACA INI: Magnet Baru Teknologi Gedebage, Summarecon Bandung dan ITB Berduet Kembangkan Pusat Strategis AI
Secara teknis, Ivora Grande ditawarkan dalam dua kategori utama, yaitu tipe standard, hunian yang dibanderol dengan harga Rp2,4 miliar hingga Rp 3,1 miliaran. Konsumen dapat memilih varian lebar bangunan yang berukuran 7×15 meter persegi atau 9×15 meter persegi yang mencakup tiga kamar tidur dan carport berkapasitas dua mobil.
Kemudian, tipe premium, hunian ini dipasarkan pada kisaran Rp2,6 miliar hingga Rp3,4 miliaran. Tipe ini mengakomodasi tiga hingga empat kamar tidur, ditambah ruang multifungsi ekstra.
Daya tarik utama tipe premium, terletak pada penerapan konsep flexible layout. Berbeda dengan rumah konvensional yang memiliki denah kaku, tata ruang Ivora Grande dirancang adaptif. Area komunal, ruang keluarga, dan ruang kerja dapat dialihfungsikan secara dinamis, sesuai kebutuhan spesifik penghuni, seperti untuk kebutuhan work from home (WFH) maupun ruang belajar anak.
Ekosistem Summarecon Bandung
Penetapan harga di kisaran Rp2,4 miliar hingga Rp3,4 miliaran, dinilai sejalan dengan keunggulan geografis dan kelengkapan fasilitas yang ditawarkan. Dari sisi aksesibilitas, Ivora Grande terkoneksi langsung dengan dua urat nadi infrastruktur utama Bandung Timur, yakni Stasiun Kereta Cepat Whoosh Tegalluar dan Gerbang Tol Gedebage.
Dua poin akses ini telah menjadi magnet utama pertumbuhan nilai aset (capital gain) properti di kawasan itu dalam tiga tahun terakhir. Selain faktor lokasi, penghuni juga langsung terintegrasi dengan ekosistem kota mandiri Summarecon Bandung yang meliputi, fasilitas komersial & edukasi, di antaranya Summarecon Mall Bandung, Pasar Modern Sinpasa, ITB Innovation Park, Dot Hub Space, dan Sekolah Terpadu Sedaya Bintang.

Kemudian, kawasan lingkungan hijau, yaitu adanya ruang terbuka publik seperti danau Tilu dan taman Sumringah, fasilitas clubhouse (kolam renang & children playground), sistem keamanan One Gate System, serta pengelolaan lingkungan terpadu oleh Town Management.
BACA INI: Luar Biasa! Begini Strategi dan Taktik Cerdik Summarecon Bikin Orang Tertarik Beli Rumah di Makassar
Summarecon Bandung mencatatkan performa kinerja properti sangat tangguh. Akses langsung ke simpul transportasi massal, terbukti menjaga kurva permintaan properti tetap stabil di tengah perlambatan pasar properti nasional secara umum.
Peluncuran Ivora Grande ini, sekaligus menandai momentum emas perayaan 50 tahun kiprah Summarecon di industri properti tanah air. Saat ini, portofolio pengembang telah mencakup sembilan kawasan kota terpadu (township) yang tersebar di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Emerald Karawang, Mutiara Makassar, Bogor, Crown Gading, dan Tangerang.
Seluruh arah pengembangan wilayah ini tetap memegang teguh tiga pilar utama yang diamanatkan sang pendiri Summarecon, Soetjipto Nagaria, yaitu “Aman, Nyaman, dan Lengkap” dengan integrasi konsep TOD.
Komitmen berkelanjutan Summarecon dalam mentransformasi lanskap koridor timur Bandung juga mendapat apresiasi di level internasional. Belum lama ini, perusahaan sukses memboyong penghargaan kategori Urban Regeneration Award dalam ajang Real Estate Asia Built Environment Awards 2026, sebuah pengakuan atas keberhasilan mengubah kawasan menjadi kota terpadu modern berkelanjutan.
Dengan banderol harga Rp2,4 miliar hingga Rp3,4 miliaran, Ivora Grande berhasil menjawab tantangan terbesar keluarga modern. Di tengah ekosistem kota mandiri yang semakin matang dan konektivitas tanpa batas, klaster ini siap menjadi episentrum baru, bagi mereka yang mencari kenyamanan jangka panjang di gerbang timur Kota Kembang.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.
Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

