• Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
Koran Properti
Advertisement
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
No Result
View All Result
Koran Properti
No Result
View All Result
Home Liputan Properti

Pasokan Apartemen Mewah dan Prestisius di Jakarta Pusat Signifikan, Tapi Daya Serap Pasar Masih Rendah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
April 21, 2026
in Liputan Properti
0
apartemen

Ilustrasi: Ruang hijau apartemen di Jakarta (Foto: Ist)

FacebookXLinkedInWhatsApp

Jumlah investasi yang digelontorkan untuk proyek gedung mewah dan prestisius ini mencapai Rp 8 triliun. Presiden Jokowi yang melakukan ground breaking proyek ini, beberapa waktu.

KoranProperti.com (Jakarta) – Secara keseluruhan, pasar apartemen di Jakarta, khususnya Jakarta Pusat masih dalam fase pemulihan. Kini, sejumlah pengembang apartemen sangat berhati-hati, dalam memilih waktu yang tepat untuk menentukan peluncuran proyek apartemen baru. Tujuannya agar unit apartemen, dapat terserap dengan tepat dalam pasar yang persaingannya makin selektif dan ketat.

Penegasan itu disampaikan Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto dalam laporan Colliers Quarterly Q1-2026, di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Laporan itu disampaikan, terkait dengan akan selesainya pembangunan gedung Indonesia 1 di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Keberadaan gedung Indonesia 1, menurut Ferry, akan menjadi tambahan pasokan signifikan, bagi pasar apartemen strata atas di Jakarta Pusat.

“Pasokan apartemen strata atas mulai bangkit, namun pasar apartemen di Jakarta, masih menghadapi tantangan daya serap yang rendah,” tukasnya.

Adapun Gedung Indonesia 1 ini menawarkan berbagai ruang mewah yang meliputi ruang perkantoran, ruang ritel, dan apartemen premium. Khusus apartemennya, dijadwalkan rencananya akan beroperasi pada tahun 2029 mendatang dengan menawarkan 140 unit apartemen kelas atas.

Seperti diketahui, proyek pembangunan gedung Indonesia 1, sebelumnya sempat menimbulkan konflik panjang antara Media Group (Indonesia) dan China Sonangol (China).

BACA INI: Trauma Apartemen Mangkrak, Konsumen Pilih Sewa Ketimbang Beli 

Jumlah dana investasi yang digelontorkan untuk proyek high rise building mewah dan prestisius ini, mencapai Rp 8 triliun. Saat itu, Presiden Jokowi hadir untuk melakukan ground breaking proyek ini.

Berdasarkan data literasi yang ditelusuri koranproperti.com dari berbagai sumber, terkait pembangunan gedung ini, disebutkan bahwa proyek ‘mahal’ ini, pada awalnya dirancang dengan kerja sama antara Media Group, melalui PT Surya Indonesia Satu Properti, dengan perusahaan raksasa energi China yaitu, China Sonangol.

Dua Perusahan Pecah Kongsi

Kedua perusahaan ini, kemudian membentuk perusahaan gabungan dengan label China Sonangol Media Investment (CSMI). Namun, dalam perjalanannya, kedua perusahaan pecah kongsi, yaitu ketika Media Group mengeklaim adanya wanprestasi, terkait kepemilikan saham dan komitmen investasi yang tidak dipenuhi China Sonangol.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, permintaan hunian apartemen pada tahun 2026, diprediksi akan melonjak secara signifikan.

Berdasarkan Data Analisis & Proyeksi Properti 2026 koranproperti.com, melonjaknya permintaan hunian apartemen (sewa dan beli) tahun 2026, menjadi pertanda bahwa kepercayaan masyarakat untuk tinggal di apartemen, menjadi solusi yang paling tepat untuk memiliki hunian di perkotaan.

Lembaga konsultan properti Cushman & Wakefield melaporkan bahwa sebanyak 11.300 unit apartemen baru, diproyeksikan bakal membanjiri pasar apartemen tahun 2026.

Fokus konsentrasi apartemen ini berada di tiga lokasi strategis yaitu wilayah Jakarta, Tangerang dan Bekasi akan menjadi incaran kelas menengah bawah. Sedangkan kelas atas, akan membidik apartemen di bagian selatan Jakarta.

apartemen
Ilustrasi: fasilitas kolam renang apartemen di Jakarta (Foto: Ist)

Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo mengatakan, penjualan apartemen di Jakarta pada tahun 2026 mendatang akan mencapai 94 persen dari total suplai yang tersedia sebanyak 20.000 unit.

BACA INI: Pasar Apartemen 2025 ‘Hancur Lebur’, Pengembang Terancam Terlilit Utang

Lokasi apartemen yang menjadi target sasaran konsumen antara lain masih di sekitar Jakarta, Pasar Minggu, Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang. Permintaan apartemen pada tahun 2026 mendatang terhadap wilayah di atas, diprediksi masih akan meningkat secara signifikan.

Sejumlah pengembang kelas menengah dan beberapa developer besar, dipastikan akan menyiapkan lahan baru untuk segera mengembangkan atau mereposisi proyek apartemen yang sudah ada, menjadi apartemen yang dikhususkan untuk sewa dengan menyasar pasar kelas menengah.

Namun demikian, pengembang juga wajib tahu bahwa konsumen memiliki spesifikasi yang bersifat privasi terhadap apartemen yang akan dihuninya, baik secara sewa maupun membelinya.

Pada tahap awal atau survei, para konsumen akan melihat secara fisik bangunan gedung apartemen dan tipe ruang yang ditawarkan, apakah sesuai dengan kebutuhan pribadinya, seperti gaya arsitekturnya yang modern, suasana ruang per ruangnya yang nyaman, serta penerapan sistem keamanannya selama 24 jam.

Pada tahap kedua, konsumen akan melihat fasilitas umum yang tersedia dalam kawasan apartemen, misalnya akses moda transportasi publik (konsep integrasi TOD) yang memadai, fasilitas kebutuhan gaya hidup modern seperti pusat perbelanjaan dan hiburan, pasar tradisional, serta dekatnya lokasi apartemen dengan pusat kesehatan, seperti rumah sakit umum.

Dampaknya, kenaikan harga jual apartemen pada tahun pada 2026 mendatang, diprediksi akan tetap konservatif di angka 2,5 persen atau sekitar Rp53.000.000 per meter persegi.

Para pengembang properti apartemen juga berpotensi akan melakukan redevelopment atau alih fungsi ekonomi atas apartemen lama dengan mengalihkan fungsinya dari menjual unit apartemen, berubah menjadi sewa unit apartemen secara periodik (sewa bulanan, tahunan, dan bahkan harian).

ApartemenSimak dan ikuti terus perkembangan berita terbaru dunia properti melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.

Hotline Redaksi (WA) 0812 8934 9614
Email: redaksi@koranproperti.com

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: ApartemenGedung Indonesia 1Indonesia 1
Previous Post

Fakta Dibalik Program Rusun dan Rumah Tapak Subsidi, MBR & Rakyat Miskin Ekstrem Butuh Rumah Gratis

Please login to join discussion
  • Tentang KoranProperti.com
  • Redaksi KoranProperti.com
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2024 Koran Properti

No Result
View All Result
  • Liputan Utama
  • Liputan Properti
  • Liputan Produk
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Lipro TV
Hotline : (+62) 812 8934 9614
Email : redaksi@koranproperti.com

© 2024 Koran Properti