Saraya Lombok diproyeksikan tidak hanya sekadar menjawab kebutuhan estetika arsitektur modern kelas atas. Lebih dari itu, proyek ini diharapkan mampu menjadi stimulus pertumbuhan pariwisata regional yang terintegrasi di Nusa Tenggara Barat.
KoranProperti.com (Lombok) – Akselerasi industri properti premium di Indonesia Timur terus menunjukkan taji. Platform pencarian dan layanan investasi properti regional, Kinnara Capital secara resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan kontraktor global PT TSG Construction Indonesia.
Langkah ini menandai dimulainya pengembangan proyek mega-resor vila mewah bertajuk Saraya Lombok. Terletak strategis di pesisir barat daya Pulau Lombok, Saraya Lombok diproyeksikan menjadi
ikon destinasi baru hunian premium yang meramu kemewahan modern dengan konsep ramah lingkungan.
Penunjukan TSG Construction Indonesia dinilai sebagai langkah krusial untuk memastikan standar eksekusi fisik proyek berjalan presisi, kompetitif, dan tepat waktu.
CEO Kinnara Capital Adrian Campbell menegaskan bahwa penandatanganan kerja sama ini adalah manifestasi nyata dari komitmen jangka panjang perusahaan, dalam mengejawantahkan portofolio properti ramah lingkungan yang bernilai tambah tinggi di Asia Tenggara.
“Kerja sama dengan TSG Construction Indonesia adalah langkah pertama dari perjalanan panjang yang akan kami tempuh bersama mitra strategis untuk menghadirkan area terbaik bagi masyarakat, serta Indonesia akan terus menunjukkan daya tarik yang luar biasa bagi investasi global.” ujar Adrian.
BACA INI: Rumor Soal Barito Pacific Group Akuisisi Bukit Uluwatu Bali, Miliarder Prajogo Pangestu Bantah Keras
Dia menambahkan, keputusan melakukan ekspansi masif ini didorong oleh ketangguhan fundamental ekonomi Indonesia, serta melonjaknya permintaan pasar global terhadap infrastruktur modern yang mengedepankan prinsip keberlanjutan (sustainability).
Saraya Lombok merilis enam tipe konfigurasi vila mewah yang seluruhnya dilengkapi dengan fasilitas kolam renang pribadi (private pool), serta panorama langsung menghadap ke laut lepas. Mengadopsi arsitektur kontemporer tropis, setiap unit dirancang untuk memberikan privasi maksimal, sekaligus pengalaman ruang yang menyatu dengan alam sekitar.
Enam tipe atau model vila mewah itu adalah Tipe Aegean dengan 1 kamar tidur privasi tinggi, Tipe Celestia dengan 1 kamar tidur yang menawarkan ketenangan ekstra dengan orientasi pemandangan taman tropis, Tipe Vistara dengan 2 kamar tidur serta tata ruang fleksibel yang sangat ideal untuk keluarga kecil maupun liburan bersama kolega,
Saraya Lombok Proyek Internasional
Tipe Seraya dengan 3 kamar tidur, memiliki area ruang keluarga (living room) yang luas dengan akses impresif dekat garis pantai, Tipe Elysian dengan 3 kamar tidur yang merepresentasikan kemewahan tanpa kompromi disertai spesifikasi material bangunan premium, Tipe Altura dengan 4 kamar tidur unit terbesar yang menyajikan pengalaman eksklusif layaknya hunian estate pribadi.
Seluruh unit dikelola secara profesional melalui program manajemen rental (rental management scheme). Program ini menawarkan struktur pengelolaan properti terpadu serta proyeksi tingkat pengembalian investasi (yield) yang menarik bagi para investor.

Harga jual per unit vila dipasarkan mulai dari $199.000 AUD atau setara dengan kisaran Rp2 miliar. Sedangkan untuk tarif sewa (hospitality) per malam seharga berkisar $350 hingga $825 atau Rp5,5 juta hingga Rp13 juta (tergantung tipe vila yang dipilih).
BACA INI: Jelang Tutup Tahun Tarif Hotel di Lombok dan Bali Selatan Naik 19 Persen, Ini Penyebabnya…
Chairman PT TSG Construction Indonesia Li Jingyu mengatakan, perusahaannya membawa reputasi global ke proyek Saraya Lombok. Menurutnya, TSG sudah memegang rekam jejak penyelesaian lebih dari 70 proyek skala internasional serta portofolio di atas 380 proyek berbasis EPC (Engineering, Procurement, Construction).
“Dengan pengalaman konstruksi kami yang luas, integrasi teknologi mutakhir, serta komitmen penuh terhadap aspek sustainability, kami berdedikasi menciptakan hunian abadi,” kata Jingyu.
Saraya Lombok diproyeksikan tidak hanya sekadar menjawab kebutuhan estetika arsitektur modern kelas atas. Lebih dari itu, proyek ini diharapkan mampu menjadi stimulus pertumbuhan pariwisata yang semakin dinamis, memicu pembangunan regional terintegrasi, serta menyerap lapangan kerja baru bagi percepatan ekonomi lokal di Nusa Tenggara Barat.
Simak dan ikuti terus perkembangan berita terkini dunia properti dan bahan bangunan melalui ponsel dan laptop Anda. Pastikan Anda update dengan mengklik koranproperti.com dan google news setiap hari.


